FOTO : Wahyu dan Upaya Menjaga Pusaka Kujang Pajajaran

Harvey Darian, CNN Indonesia | Kamis, 10/01/2019 10:43 WIB

Bogor, CNN Indonesia -- Kujang selalu menjadi identitas tersendiri bagi masyarakat Sunda, namun sayangnya praktek pelestarian dan pembuatannya masih tergolong sangat sedikit.

Kujang selalu menjadi identitas tersendiri bagi masyarakat Sunda, namun sayangnya praktek pelestarian dan pembuatan kujang sendiri belum banyak bahkan masih tergolong sangat sedikit. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Di Kota Bogor tepatnya di kawasan Katulampa, terdapat satu-satunya pembuat Kujang Pajajaran di Kota dan Kabupaten Bogor. Wahyu Affandi Suryadinata atau Wahyu Kujang (65), memulai kariernya sebagai pembuat kujang sejak 1995. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Pengetahuan Wahyu terhadap kujang didapat dari Anis Djatisunda. Wahyu sendiri tertarik dengan Kujang karena memiliki keunikan dan merupakan salah satu budaya yang ditinggalkan dari leluhur asli Sunda. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Seperti pada benda pusaka lainnya, kujang juga diidentikkan dengan hal yang mistik. Namun Wahyu mengaku dirinya tetap berpegang teguh pada ajaran agama. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Di luar pembuatan kujang, bila sedang memiliki waktu luang, Wahyu sering bersantai dan berinteraksi dengan istri di Galeri Kujang miliknya. Istri Wahyu juga membantu usaha Wahyu dibidang keuangan dan pemesanan secara daring. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Wahyu juga memiliki ketertarikan pada motor gede. Setelah mendapatkan penghargaan dan hadiah dari Gubernur Jawa Barat, Wahyu langsung membeli motor gede dan menyumbangkan sisanya untuk orang orang yang membutuhkan. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Selain sibuk menjadi pembuat kujang, Wahyu juga kerap menjadi pembicara dalam kegiatan-kegiatan mempertahankan pelestarian budaya. Seperti ketika ia menjadi pembicara soal situs Sumur 7 yang rusak akibat pembangunan. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Wahyu berharap di masa depan kujang akan tetap diminati, demi melestarikan warisan leluhur. Selain itu, ia berharap kujang bisa dianggap sebagai salah satu ikon nasional. (CNN Indonesia/Harvey Darian)