Ryan Reynolds Klaim Tengah Garap 'Deadpool 3'

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 23/01/2019 16:38 WIB
Ryan Reynolds Klaim Tengah Garap 'Deadpool 3' Ryan Reynolds menyebut dirinya ingin mengembangkan semesta Deadpool lebih luas lagi, sampai punya tim. (Foto: Dok. Marvel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kisah karakter anti-hero Deadpool nampaknya akan berlanjut. Aktor Ryan Reynolds yang memerankan karakter berkostum merah itu mengatakan ia tengah menggarap Deadpool 3.

Melansir Variety, pernyataan itu ia sampaikan saat promosi film Deadpool 2 di China. Ia menyebutkan, bersama timnya tengah mengerjakan Deadpool 3 tanpa mempertimbangkan sensor yang sesuai dengan negara China.

"Ingin membuat (Deadpool 3) ke arah yang sangat berbeda (dari sebelumnya). Kebanyakan (sineas), membuat ulang film atau mengubah karakter yang mungkin terlambat empat film," kata Reynolds.


Pernyataan itu berbeda dengan pernyataan Reynolds pada Mei 2018 lalu saat promo di Korea Selatan. Kala itu ia menutup kemungkinan kelanjutan Deadpool setelah Deadpool 2 rilis.


"Ini aneh untuk dikatakan, tapi saya rasa tidak akan ada Deadpool 3," katanya kala itu.

Alih-alih, suami Blake Lively itu justru berpikir film sang antihero berkembang menjadi X-Force, kelompok yang dibentuknya di Deadpool 2. Mengutip NME, disinyalir ia membentuk tim itu untuk melawan Nathan Summers alias Cable yang dimainkan Josh Brolin, aktor Thanos.

Namun Reynolds memastikan, X-Force bentukannya tidak akan seperti Avengers. X-Force terdiri atas orang-orang yang lebih adaptif, melakukan pekerjaan yang tak akan, atau tak bisa dilakukan X-Men.

"Jadi kalian berurusan dengan sekumpulan laki-laki dan perempuan yang, kalian tahu, tidak memiliki kompas moral yang kuat seperti Avengers atau X-Men," kata Reynolds.


X-Force beranggotakan di antaranya Domino (Zazie Beetz) dan Bedlam (Terry Crews). Shioli Kutsuna juga akan bergabung, namun belum diketahui karakter apa yang diperankannya.

Muncul pertama kali dalam komik The New Mutants #98 (1991), karakter Deadpool seakan tak pantas disebut pahlawan, karena ia terkadang mengumpat dan tak segan membantai orang. Dengan kepribadian yang berbeda itu, Deadpool seakan punya semestanya sendiri.

Itu menjadi salah satu alasan Ryan Reynolds untuk tidak meneruskan film lepas Deadpool, yang sudah diperjuangkannya selama 10 tahun sejak 2006 untuk dijadikan film sendiri pada 2016. Dapat dikatakan film Deadpool yang saat ini sudah ada dua sukses.

Deadpool (2016) berhasil meraih keuntungan sebesar US$ 783 juta atau setara dengan Rp 11,1 triliun. Sementara Deadpool 2 (2018) meraih US$743,8 juta atau sekitar Rp10,5 triliun, pendapatan ini masih bisa bertambah karena baru tayang di China. (adp/rea)