Rencana Tur R Kelly Bikin Australia Khawatir

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 07/02/2019 14:53 WIB
Rencana Tur R Kelly Bikin Australia Khawatir R Kelly tampaknya akan menghadapi banyak 'perlawanan' dalam kariernya mendatang. (Foto: Jason Merritt/Getty Images for BET/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- R Kelly menyebabkan sejumlah kekhawatiran setelah mengumumkan sejumlah rencana tur meliputi Australia, Selandia Baru dan Sri Lanka pada 2019.

Tur yang dikonfirmasi di media sosial Kelly itu mengundang perhatian setelah dokumentasi Surviving R Kelly meledak, film yang menggambarkan pelecehan seksual dan kekerasan yang dilakukan sang bintang kepada para wanita dalam beberapa dekade ini.

Kelly sendiri telah membantah tuduhan itu, dan sejauh ini dirinya memang tidak pernah punya catatan kriminal.


Meski belum ada tanggal pasti yang diumumkan, Kelly menyebutkan konser-konsernya sudah pasti diselenggarakan setelah hanya menjadi rumor.


Dalam sebuah pernyataan, Shayne Neumenn yang kerap disebut sebagai 'menteri bayangan' Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan berkata bahwa partai oposisi Partai Buruh akan 'sangat khawatir' jika Kelly diizinkan masuk ke negara itu untuk tampil.

"Partai Buruh akan sangat mendukung penolakan atau pembatalan visa dengan alasan karakter atau kriminal... Buruh akan sangat khawatir jika Menteri Imigrasi David Coleman mengizinkan seseorang seperti R Kelly datang ke Australia," kata Neumann, dilansir dari NME.

"Jika Menteri Imigrasi mencurigai seorang warga negara tidak lulus tes karakter, atau ada risiko bagi masyarakat ketika orang yang dicurigai itu berada di Australia, ia [Menteri] harus menggunakan kekuatannya untuk menolak atau membatalkan visa mereka berdasarkan Undang-Undang Imigrasi," lanjutnya.

Pada bulan Januari, beredar kabar yang mengatakan tur mengunjungi Australia yang diusulkan gagal setelah promotor Big Music Tour menuduh bahwa tim Kelly diberi 'honor lebih tinggi' oleh promotor lain.


Pihak Big Music Tour telah menyebutkan mereka sedang 'mencari solusi lain'. Mereka bersikeras untuk tetap membawa Kelly dalam tur walaupun detail dokumentasi Surviving R Kelly mengejutkan banyak orang.

Sebuah sumber dari dalam pemerintahan Australia menambahkan, "Semua orang yang bukan warga negara Australia yang memasuki negara ini harus memenuhi, dan terus memenuhi karakter yang telah ditentukan dalam Undang-Undang Imigrasi," ucapnya.

"Ada ketentuan kuat di bawah UU untuk menolak atau membatalkan visa seseorang yang ditemukan tidak memiliki karakter yang baik," ujar sumber yang sama.

Saat ini, Kelly sudah punya dua jadwal konser di Jerman pada bulan April. Namun lahir sebuah petisi yang meminta pertunjukan dibatalkan, yang telah disetujui oleh 40 ribu orang. (rea)