Penonton Membludak, Pihak LaLaLa Fest Klaim Sudah Antisipasi

Tim, CNN Indonesia | Senin, 25/02/2019 21:25 WIB
Penonton Membludak, Pihak LaLaLa Fest Klaim Sudah Antisipasi Sheila on 7 menjadi salah satu penampil unggulan Lalala Fest 2018. (Foto: Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Telah diselenggarakan selama tiga kali, gelaran Lalala Fest selalu mengundang komentar negatif setelahnya. Terbaru, festival musik yang kembali diadakan di Orchid Forest, Lembang, Jawa Barat ini masih menuai kritik serupa.

Sejak Sabtu (23/2) malam, Lalala Fest ramai diperbincangkan di media sosial Twitter dan Instagram. CNNIndonesia.com memantau banyaknya audiens yang menyampaikan beragam keluhan, mulai sulitnya akses menuju dan keluar lokasi festival, ketidakjelasan cara penukaran tiket, hingga ketiadaan tempat sampah dan mahalnya harga air mineral botolan.

Eka, project manager dari The Group, penyelenggara Lalala Fest, mengaku pihaknya telah mengetahui komentar-komentar tersebut.


Ia menjelaskan, kemacetan masuk-keluar lokasi terjadi karena akses menuju tempat festival yang menyempit, menyebabkan 'bottle neck' di beberapa titik. "Kami sudah menyiapkan opsi seperti shuttle untuk menanggulangi hal tersebut," ucapnya ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (25/2).


"Sedangkan terkait makanan dan toilet, sebenarnya sudah kami sediakan banyak pilihan di venue. Namun dikarenakan pengunjung yang membludak maka terjadinya antrean tidak dapat dihindari," kata Eka.

Eka mengungkapkan, pihak penyelenggara telah meminta pengunjung tidak membawa kendaraan pribadi, informasi yang telah disampaikan melalui akun Instagram resmi Lalala Fest.

"Kami men-sold out tiket jauh sebelum hari H. Namun harapan kami audiens memang tidak membawa kendaraan dan memaksimalkan shuttle package yang kami sediakan," katanya lagi.

Perihal sampah plastik, kebanyakan berupa jas hujan sekali pakai dan bekas tempat makanan, Eka memaparkan telah menyediakan beberapa tempat sampah.


"Namun tidak dapat disangkal, tetap adanya sampah yang berserakan di venue. Namun hal ini telah kami tanggulangi dan langsung dibersihkan," ujarnya.

"Para petugas bekerja keras untuk membersihkan venue, sehingga pada jam 12 siang di esok harinya venue sudah bersih dan dapat digunakan kembali," lanjut Eka.

Memanfaatkan lokasi di alam terbuka, tepatnya di hutan yang disebut mampu menampung 20 ribu orang, Eka mengatakan Lalala Fest tahun ini didatangi oleh sekitar 15 ribu orang.

Menanggapi banyaknya protes dan hujatan dari pengunjung saat itu, Eka pun menyampaikan permintaan maaf. "Terkait ini saya selaku perwakilan dari acara memohon maaf, dan akan menjadi evaluasi kami agar dapat lebih baik untuk ke depannya," katanya.


Menampilkan sejumlah bintang tamu dari dalam dan luar negeri seperti Honne, The Internet, Crush, Jeremy Passion sampai Sheila On 7, Fourtwnty dan Ardhito Pramono, Lalala Fest disebut pengunjung tidak mempersiapkan diri dengan baik.

Di Twitter, komentar-komentar tersebut mendapat tanggapan berkebalikan dari sesama pengguna internet. Tak sedikit yang menuliskan, pengunjung pun sebaiknya membawa sampah pribadi sampai turun menemukan tempat sampah dan tidak memakai kostum yang tak sesuai dengan kondisi hujan di alam terbuka.

[Gambas:Video CNN] (rea)