YG Siap Gugat Penyebar Isu Suap PSK Seungri

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 26/02/2019 16:33 WIB
YG Siap Gugat Penyebar Isu Suap PSK Seungri Seungri 'Bigbang' membantah isu yang sedang menerpa dirinya. (Foto: AFP PHOTO/STARNEWS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Agensi YG Entertainment menanggapi isu soal personel Bigband Seungri yang menawarkan pekerja seksual sebagai suap untuk para investor bisnisnya. Menurut pihak agensi, isu tersebut tidak benar dan dibuat-buat.

Mereka bahkan mengaku siap untuk menindak hal ini ke ranah hukum.

"Halo, ini YG Entertainment. Ini pernyataan kami terkait artikel hari ini tentang Seungri. Setelah memeriksa dengan artis sendiri, pesan teks dalam artikel itu dibuat-buat dan tidak benar," demikian yang tertulis dalam pernyataan pada hari ini, Selasa (26/2), dikutip dari Soompi.


"Selain itu, seperti yang selalu kami lakukan, kami memberi tahu Anda bahwa kami akan mengambil tindakan hukum yang kuat terhadap proliferasi dan reproduksi rumor dan berita palsu," tambahnya.


Sebelumnya, media lokal Korea Selatan SBS funE melaporkan bahwa mereka menemukan bukti Seungri memanfaatkan kelab di distrik Gangnam, Club Arena sebagai tempat melobi para investor.

"Kami telah memperoleh percakapan via KakaoTalk antara Seungri, penyanyi C, perwakilan dari Yuri Holdings Yoo (perusahaan investasi yang sedang disiapkan untuk didirikan oleh Seungri), dan seorang karyawan bernama Kim," demikian laporan media tersebut.

Menurut pesan teks yang diungkapkan oleh SBS funE, pada 6 Desember 2015, pukul 11:38 malam waktu Korea, Seungri mengatakan kepada Kim untuk menyiapkan tempat di area utama Club Arena dan memanggil gadis-gadis pekerja seks komersial untuk investor asing B dan orang-orang yang bersamanya.

Di dalam percakapan itu, Seungri seolah terus memastikan terkait kesediaan tempat dan para gadis untuk investornya. Hal itu pun ditanggapi oleh Yoo bahwa ia telah menyiapkan dua orang PSK dan meminta Kim untuk menjaga mereka di hotel.

"Saya sedang menyiapkan PSK sekarang, jadi ketika dua PSK datang, kau [Kim] bimbing dan pastikan mereka sampai ke kamar hotel dengan aman," tulis Yoo.

[Gambas:Video CNN] (agn/rea)