Ganti Sutradara, 'Hellboy' versi Baru Tampil Lebih Kelam

Tim, CNN Indonesia | Senin, 04/03/2019 08:32 WIB
Ganti Sutradara, 'Hellboy' versi Baru Tampil Lebih Kelam 'Hellboy Red Hand' tayang perdana pada 12 April 2019. (Foto: Dok. Lionsgate Movies via YouTube.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dijadwalkan rilis pada 12 April 2019, film produksi ulang karakter bertubuh besar warna merah Hellboy akan kembali dalam 'Red Band'.

Film versi ini berbeda dengan Hellboy (2004) dan Hellboy II: The Golden Army (2008). Sebelum memasuki masa produksi, film ini pun menuai kontroversi, terutama karena Ed Skrein yang memerankan Mayor Ben Daimio sebenarnya berasal dari Inggris, juga aktor utama Ron Perlman menolak kembali jika berganti sutradara.

Selain itu, dari cerita asli di komik, Mayor Ben Daimio adalah pria keturunan Amerika-Jepang. Menanggapi hal ini, Skrein punya jawaban diplomatis.


"Representasi dari perbedaan etnis itu penting," katanya, dilansir dari NME.


Cuplikan di bawah ini menjadi yang kedua, setelah yang pertama dibagikan pada Desember lalu, setelah pada 2017 gambar resmi Hellboy dipamerkan di Twitter.



[Gambas:Youtube]

Di awal tahun ini, Selma Blair yang terlibat dalam dua film Hellboy terdahulu mengaku dirinya merasa 'patah hati' terkait rencana produksi ulang ini karena ketiadaan Guillermo del Toro di kursi sutradara.


"Demi Tuhan, kau tahu, banyak penggemar Hellboy juga penggemar Guillermo. Jadi ada bagian diri kami yang sangat setia pada Guillermo, kami sangat sedih karena semestinya ada tiga film (trilogi) dan saya sebenarnya sangat ingin terlibat," kata Blair.

Untuk Hellboy Red Hand, Neil Marshall didapuk sebagai sutradara. Ia didukung oleh David Harbour, Ian McShane dan aktris Milla Jovovich. (rea)