Radio di Inggris Setop Mainkan Lagu Michael Jackson

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 05/03/2019 07:26 WIB
Radio di Inggris Setop Mainkan Lagu Michael Jackson Michael Jackson tetap melahirkan sensasi bahkan setelah ia meninggal. (Foto: REUTERS/Toby Melville)
Jakarta, CNN Indonesia -- BBC Radio 2 mengambil keputusan besar. Mereka berhenti menyiarkan lagu-lagu solo Michael Jackson sehubungan dengan dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang dilakukan Sang Raja Pop.

Dugaan tersebut terungkap melalui film dokumenter 'Leaving Neverland' yang ditayangkan Channel 4 pada 6 dan 7 Maret. Film yang disutradarai oleh Dan Reed ini memuat testimonial Wade Robson, 36, dan James Safechuck, 41, yang mengklaim Jackson melecehkan mereka secara seksual saat kanak-kanak.

Melansir NME, keputusan itu dipastikan pada minggu lalu. Lagu solo Jackson diputar untuk terakhir kalinya pada Sabtu, 23 Februari.


"Kami mempertimbangkan setiap karya musik yang kami mainkan di jaringan berdasarkan jasa dan fungsinya, serta audiens yang relevan," kata BBC Radio 2.


Robson dan Safechuck memasukkan gugatan perdata terhadap lahan milik Jackson, namun dimentahkan hakim pada 2017 karena berpendapat warisan Jackson tidak berhubungan dengan perilaku pribadinya.

'Leaving Neverland' mengguncang publik ketika diumumkan. Sebagian menganggapnya hanya sebagai sensasi, namun banyak pula yang mempercayai tuduhan tersebut, mengingat Jackson sudah pernah punya catatan buruk terkait perilaku seksualnya.

Film dokumenter itu disebut akan tayang di Amerika pada 3 dan 4 Maret, baru menyusul kemudian pemutaran di Inggris. Baru-baru ini, pesohor Oprah Winfrey sempat mewawancarai Robson, Safechuck dan sang sutradara, Reed. Rekaman wawancara itu akan ditayangkan setelah pemutaran di AS.

Menurut Reed, ia merasa film ini memang harus dibuat. "Kami harus memastikan bahwa yang terjadi bukan kontak fisik seperti yang kami pikirkan. Ini sepenuhnya sebuah aktivitas seksual," katanya.

[Gambas:Video CNN]

"Dan itulah sebabnya ada adegan grafis yang agak brutal dalam film," ucap Reed lagi, merujuk beberapa adegan film yang disebut 'mengejutkan'.

Sejauh ini, pihak keluarga Jackson bersikeras membantah segala yang disebut terjadi dalam 'Leaving Neverland'. (rea)