Gundala Pamer Kekuatan Petir dalam Cuplikan Baru

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 12/04/2019 20:19 WIB
Gundala Pamer Kekuatan Petir dalam Cuplikan Baru Abimana Aryasatya didapuk menjadi tokoh utama dalam 'Gundala'. (CNN Indonesia/M. Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rumah produksi Screenplay Films merilis cuplikan terbaru film Gundala. Dalam cuplikan berdurasi satu menit ini terlihat banyak fakta baru mengenai asal usul dan kekuatan Gundala.

Cuplikan dibuka dengan adegan Sancaka kecil (Muzaki Ramdhan) sedang dinasehati oleh karakter yang diperankan Rio Dewanto. Belum diketahui siapa karakter tersebut, kemungkinan besar ayah dari Sancaka.

"Kalau orang lain tidak mau memperjuangkan keadilan, bukan berarti kita harus begitu juga kan, Nak," kata karakter yang diperankan Rio.


Cuplikan berlanjut pada yang memperlihatkan karakter Rio tergeletak di bawah hujan. Terlihat pula darah dan pisau di dekat tubuh karakter tersebut.


Adegan itu disusul dengan sosok Sancaka dewasa alias Gundala (Abimana Aryasatya) yang mengenakan seragam seperti petugas keamanan. Diperlihatkan pula yang sedang baku hantam dengan sejumlah orang.

Dalam akhir cuplikan terlihat Sancaka tersambar oleh petir di suatu malam. Adegan itu dilanjutkan dengan adegan yang menampilkan Gundala dengan kostum pahlawan super dan mengeluarkan petir dari tubuhnya.

[Gambas:Youtube]

Sebelumnya, sutradara Joko Anwar mengaku kesulitan membuat cerita Gundala dengan latar masa kini yang bisa diterima penonton. Sebab Gundala merupakan adaptasi dari seri komik bertajuk Gundala Putra Petir karya Harya Suraminata (Hasmi) yang dirilis pada 1969 silam.

Dalam komik diceritakan Gundala awalnya merupakan seorang insinyur bernama Sancaka. Ia berambisi mencari serum anti-petir. Alih-alih menemukan serum, Sancaka malah tersambar petir.


Kejadian itu mempertemukan Sancaka dengan Raja Petir Kronz. Kronz mengangkat Sancaka menjadi anaknya dan memberikan kalung ajaib yang dapat mengubah dirinya menjadi manusia super. Sejak itu, ia pun dikenal sebagai Gundala Putra Petir.

Joko tidak menjelaskan seperti apa proses Sancaka menjadi Gundala dalam film, tetapi salah satu perbedaan komik dengan film adalah kemunculan Sancaka kecil.

"Sancaka kecil muncul dari catatan Pak Hasmi, kami komparasikan ke cerita ini. Jadi enggak langsung dewasa, tapi ada kecilnya seperti apa," kata Joko.

Lebih lanjut, Joko menjelaskan Gundala merupakan film pahlawan super yang realistis. Menurutnya hal itu bisa terlihat dari poster Gundala yang memperlihatkan kostum bagian atas. Kostum itu nampak berbeda dengan kostum di komik yang berwarna merah biru, namun masih ada aksesoris di telinga yang serupa sayap.

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Video CNN] (adp/rea)