Ulasan: 'Game of Thrones' Musim 8 Episode 1

Tim, CNN Indonesia | Senin, 15/04/2019 11:32 WIB
Ulasan: 'Game of Thrones' Musim 8 Episode 1 'Game of Thrones' musim 8 akhirnya tayang per hari ini, Senin (15/4) pagi di Indonesia. (HBO Asia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Game of Thrones musim 8 akhirnya tayang setelah penggemar dibuat menanti satu tahun delapan bulan.

Jalan cerita episode 1 yang bisa ditonton di Indonesia Senin (15/4) pukul 8 pagi tadi melalui televisi berbayar HBO, benar-benar menjadi 'jembatan' dari episode 7 musim ketujuh.

Jon Snow (Kit Harington) dan Daenerys Targaryen (Emilia Clarke) bersama pasukannya telah tiba di Winterfell. Kedatangan mereka disambut oleh Sansa Stark (Sophie Turner), seperti pada cuplikan.


Alur cerita episode 1 musim kedelapan terasa sangat cepat ketimbang episode-episode Game of Thrones yang pernah ada. Cerita dituturkan to the point, tidak bertele-tele. Episode 1 hanya berdurasi sekitar 45 menit tetapi padat dan intens.


Tak ada lagi dialog-dialog kurang penting yang sebenarnya tidak perlu seperti dalam episode-episode Game of Thrones sebelumnya. Rasanya kali ini lebih lugas dengan hanya adegan penting dan dialog bermakna.

Menariknya, episode 1 terasa jauh lebih gelap daripada episode-episode Game of Thrones yang pernah ada. Beberapa adegan terasa cukup kelam.

Salah satunya ketika Sansa menyambut Daenerys. Sansa menyambut dengan sepenggal kalimat basa-basi, tanpa berusaha menutupi bahwa ia tidak suka dengan kehadiran Daenerys. Sebaliknya, Daenerys juga hanya membalas dengan senyum terpaksa.

Episode ini seperti hendak memuaskan kerinduan penggemar yang telah menanti lama. Karakter-karakter utama kembali dipertemukan, baik yang bermusuhan maupun berhubungan baik. Begitu banyak irisan dengan adegan-adegan di musim sebelumnya yang ditampilkan.


Karenanya, sebelum menonton siaran ulang Game of Thrones musim 8 episode 1 yang ditayangkan di HBO pukul 8 malam nanti, sebaiknya membekali ingatan dengan menonton ulang musim-musim sebelumnya agar tidak bingung.

Namun episode 1 tidak sekadar menampilkan kembali para pemain inti. Episode ini tetap 'nendang,' karena mengisahkan lebih detail soal identitas Jon Snow.

Masih seminggu lagi menanti episode 2 dari musim kedelapan ini. Kemungkinan besar ia baru akan masuk ke cerita inti soal pasukan mayat hidup yang akan menginvasi Westeros. Mengacu pada episode terakhir musim ketujuh, mereka diceritakan berhasil menghancurkan The Wall. Di episode pertama ini juga diperlihatkan bagaimana Night King meninggalkan tanda terbakar di The Wall yang telah ia hancurkan.

Artinya, ia dan pasukannya siap merangsek lebih jauh dan menjadi ancaman nyata. Artinya lagi, episode selanjutnya kemungkinan akan lebih gelap dari episode 1.


Bila alur cerita terus cepat pada episode berikutnya, pertempuran antara makhluk hidup dengan pasukan mayat hidup diprediksi akan terjadi di akhir episode 2. Kemudian pertempuran besar-besaran akan terjadi di sepanjang episode 3.

Alur cerita cepat ini kemungkinan menjadi sebab Game of Thrones musim 8 hanya punya enam episode. Itu adalah musim dengan episode paling sedikit, meski beberapa episode justru punya durasi terpanjang, lebih dari satu jam.

Sejak musim pertama yang tayang pada 2011, Game of Thrones terasa sebagai serial yang gelap. Bukan hanya karena banyak adegan kekerasan dan pembunuhan, tetapi juga karena suasana yang dibangun dan dialog yang dibuat penulis naskah.

Usai episode pertama musim 8, HBO sudah merilis cuplikan episode selanjutnya. Jangan melihat cuplikan di bawah ini bila belum menyaksikan episode 1.

[Gambas:Youtube] (adp/rsa)