Kerahasiaan itu semakin dijaga ketat saat kini serial fantasi yang diadaptasi dari buku karangan George RR Martin tersebut telah memasuki babak terakhir.
Sandi rahasia digunakan, lokasi syuting tertutup rapat, hingga naskah yang dihilangkan, menjadi salah satu usaha keras tim produksi demi menyuguhkan kejutan bagi para pencinta Game of Thrones. Bahkan, sempat muncul desas-desus bahwa tim produksi membuat beberapa versi akhir dari Game of Thrones demi mengurangi bocornya cerita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya saya mendengarnya dan seketika membuat saya berpikir, 'Saya tak yakin kami punya anggaran untuk memfilmkan banyak akhir yang berbeda,'" katanya saat menjadi tamu di acara Jimmy Kimmel Live! beberapa waktu lalu.
"Kami tidak akan mendapatkan apa pun secara fisik. Kami memilikinya di suatu aplikasi. Kami hanya akan dikirim bagian adegan yang kami film-kan esok harinya di lokasi syuting. Jadi kami harus mempelajari itu sepanjang hari sebelumnya," ujarnya kepada Digital Spy.
Lihat juga:Lima Rekomendasi Film Akhir Pekan |
Ia melanjutkan, "Begitu kau sudah membacanya, itu menghilang 24 jam kemudian, dan kau tidak akan pernah bisa mengaksesnya lagi. Ini lebih ketat daripada keamanan Gedung Putih."
Komentar Turner ini mendukung apa yang dikatakan Nikolaj Coster-Waldau tentang skrip. Menurutnya, penjagaan kerahasiaan naskah Game of Thrones amat ketat. Memasuki musim terakhir, kata Coster-Waldau kepada Esquire, pengetatannya mencapai tahap 'gila.'
"Kami benar-benar mendapatkan naskah lalu kami syuting. Kami hanya memilikinya [naskah] secara digital, dan ketika kau melakukan adegan, naskahnya akan menghilang begitu saja. Itu seperti Mission: Impossible, yang akan hancur dengan sendirinya," ujarnya.
Selain ketatnya penyebaran naskah kepada pemain, tim produksi Game of Thrones pun menutupi kamera pada ponsel pengunjung yang datang ke lokasi syuting demi menghindari pengambilan foto. Mereka bahkan membuatkan kode rahasia untuk setiap karakter yang sedang bermain.
Naskah 'Game of Thrones' seperti 'Mission: Impossible,' yang akan hancur dengan sendirinya.Nikolaj Coster-Waldau |
Meski kerahasiaan itu sudah berusaha dijaga rapat-rapat, justru para pemain sendiri yang terkadang membocorkan, terutama kepada orang terdekat mereka.
Turner misalnya, memberi tahu tunangannya Joe Jonas. Kit Harington juga membocorkan pada sang istri Rose Leslie. Sementara Emilia Clarke memberi tahu ibunya sendiri.
HBO selaku pemegang hak cipta serial itu pun tak membiarkannya begitu saja.
Mereka mengambil tindakan dengan membuat kesepakatan tertulis agar mereka-mereka, yang berada di luar produksi serial itu, tidak bocor kepada khalayak luas.
"Dia [Joe] berada di lokasi syuting selama hampir keseluruhan pengambilan gambar Game of Thrones, jadi dia sudah mengetahui [akhir cerita]. Dan dia harus menandatangani perjanjian rahasia," ungkap Turner.
Selain menandatangani perjanjian khusus, Jonas pun dilarang mengambil foto apa pun selama mengunjungi lokasi syuting. "Dia harus memiliki persetujuan foto secara penuh di lokasi, kameranya bahkan ditutup semua," tambah Turner.
Sementara Clarke yang berperan sebagai Daenerys Targaryen mengatakan bahwa kerahasiaan cerita yang ia bocorkan kepada sang ibunda pasti aman terjaga.
Adegan 'Game of Thrones.' (dok. HBO) |
Adegan 'Game of Thrones.' (dok. HBO)