5 Catatan dari Coachella 2019 di Pekan Pertama

Tim, CNN Indonesia | Senin, 15/04/2019 19:34 WIB
5 Catatan dari Coachella 2019 di Pekan Pertama Lima peristiwa yang hanya terjadi di Coachella 2019 pada pekan pertama, mulai dari girlband BLACKPINK sampai Billie Eilish. (Amy Harris/Invision/AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam beberapa tahun terakhir, festival Coachella Valley Music and Arts semakin menarik perhatian. Digagas pada 1999, kini Coachella telah menjadi acara tahunan bergengsi dengan penampil-penampil utama dari berbagai genre.

Kerap kali para bintang di panggung musik Coachella memberikan kejutan di penampilan mereka, entah dalam bentuk kolaborasi atau bocoran lagu baru. Tak jarang, festival ini menjadi sumber gosip dengan banyaknya pesohor yang hadir.

Tahun ini, Coachella digelar pada 12-14 dan 19-21 April, sekaligus merayakan usia ke-20. Berikut adalah lima catatan tentang hal-hal yang terjadi di pekan pertama Coachella di Colorado Desert, California sepanjang akhir pekan pertama.


BLACKPINK


Sebelum tahun ini, tidak pernah ada grup Korea yang kesemuanya wanita yang tampil di panggung Coachella. BLACKPINK mencatat sejarah ketika pada 13 April mereka menjadi girlband Korea pertama yang menari dan bernyanyi di festival itu.

Dilansir dari NME, Jennie dan kawan-kawannya mengaku penggagas Coachella sendiri yang terbang menemui mereka di Korea untuk mengundang BLACKPINK. Tak main-main, mereka mendapat slot di jam utama. Membawakan 11 lagu, BLACKPINK membuat banyak orang terkejut dengan stamina dan kemampuan bernyanyi yang mumpuni.

"Kami datang dari dunia yang bertolak belakang, tetapi kami dapat pelajaran hari ini bahwa musik menyatukan kita semua," kata Rose kepada penonton yang histeris malam itu.

Childish Gambino

Donald Glover menjadikan Coachella sebagai panggung terakhir Childish Gambino, alter ego Glover yang telah melahirkan tiga album dan sejumlah pencapaian, termasuk megahit Redbone dan This Is America yang video musiknya amat mengesankan itu.

Tepat sebelum Coachella, Glover disibukkan dengan proyek filmnya bersama Rihanna dalam 'Guava Island'. Ia menyebutkan, selesainya Childish Gambino bukan berarti karier bermusiknya ikut mencapai akhir. Glover tidak menyebutkan apa yang akan dilakukannya setelah ini, tetapi selain Gambino, ia juga kerap memutar musik di belakang meja DJ dengan nama panggung mcDJ.


Tame Impala

Beberapa waktu lalu, musisi Kevin Parker melepas lagu terbaru bertajuk 'Patience', disusul 'Borderline'. Terakhir, pria yang menjelma jadi Tame Impala di atas panggung itu merilis album penuh 'Currents' pada 2015, yang mengokohkan dirinya sebagai salah satu aksi psychedelic terfavorit dalam satu dekade terakhir.

Datang dari Australia, Tame Impala hadir sebagai salah satu pengisi utama Coachella tahun ini. Namun sayang, Parker disebut menyia-nyiakan kesempatan itu dengan tampilan yang biasa saja. Variety menyebutnya sebagai contoh band rock yang mati-matian berusaha 'menemukan' kembali diri mereka sendiri.

Billie Eilish

Pada Sabtu (13/4) malam, orang-orang mulai berkerumun di depan Outdoor Theatre. Keterlambatan bukan hal lazim di Coachella, namun penonton ternyata tak keberatan menunggu Billie Eilish. Gadis 17 tahun ini menjadi candu baru sekalipun ia baru merilis satu album, 'When We All Fall Asleep, Where Do We Go?'.

Eilish terlambat 30 menit dari jadwal, namun panggung pertamanya di Coachella malam itu ternyata mengesankan bagi pengunjung. Terlepas dari penggambaran video musik yang tak lazim dan keunikan pribadi Eilish, atau setidaknya yang ditampilkannya, pelantun 'Bad Guy' itu tampaknya menjadi harapan baru bagi musik pop.

Los Angeles Times menulis bahwa dengan minimnya musik, vokal Eilish justru jadi amunisi utama. Ia berbisik untuk bernyanyi, dan penonton pun turut menyuarakan 'All the Good Girls Go to Hell' di mana Eilish mendadak lupa sebagian liriknya. Usia boleh masih amat muda, namun Eilish telah memiliki kepercayaan diri yang cukup sebagai bekal, seperti yang ditunjukkannya dalam banyak penampilan.


Ariana Grande

Grande masuk ke daftar karena berkat dia, NSync bisa tampil di panggung Coachella. Sekadar mengingatkan, NSync adalah boyband AS yang populer di era 2000-an dengan banyak hit.

Kolaborasi tersebut tampil membawakan 'Tearin' Up My Heart', salah satu hit NSync. Meski tidak dalam formasi lengkap dengan absennya Justin Timberlake, namun NSync jelas gembira menghirup udara Coachella.

Selain itu, Grande disebut pula mengubah Coachella menjadi Arichella dengan banyaknya histeria kala ia tampil dan gapura penanda tempat menjual merchandise yang terinspirasi dari '7 Rings'.

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Video CNN] (rea)