Pengadilan Larang Mantan Manajer Dekati Britney Spears

AP, CNN Indonesia | Kamis, 09/05/2019 15:23 WIB
Pengadilan Larang Mantan Manajer Dekati Britney Spears Britney Spears ternyata masih merasa diancam oleh mantan manajernya, Sam Lutfi. (REUTERS/Eduardo Munoz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Permintaan Britney Spears kepada pengadilan untuk menjauhkan dirinya dari mantan manajer, Sam Lutfi, dikabulkan. Permintaan itu dibuat Spears karena merasa Lutfi mengancam keluarganya.

Hakim memerintahkan pria 44 tahun yang telah terlibat konflik dengan keluarga Spears selama bertahun-tahun untuk menjauh setidaknya 182 meter dari Britney, orang tuanya, dan kedua anaknya.

Pengadilan juga memerintahkan Lutfi untuk tidak melakukan kontak fisik atau menghina siapa pun dalam keluarga Britney Spears.


Petisi penahanan tersebut menuduh Lutfi telah mengirim teks yang berisi konten mengancam dan melecehkan keluarga Britney Spears. Bukan hanya itu, petisi tersebut menyebut Lutfi sudah merendahkan keluarga Spears di media sosial.


"Tindakan Tuan Lutfi telah menyebabkan trauma mental yang parah saat Nyonya Spears tengah memulihkan diri dari stres yang berkaitan dengan karier dan kesehatan ayahnya," kata dokumen tersebut.

"Campur tangan Tuan Lutfi tak bisa dibenarkan dalam hidupnya [Britney Spears].. mengancam keselamatan dan kesejahteraan Nyonya Spears," lanjut isi dokumen itu.

Pada Januari lalu, Spears memutuskan untuk rehat dan menunda pertunjukan konser residensi Las Vegas miliknya untuk bisa merawat sang ayah yang sakit keras.

Lutfi mengatakan dia tidak menjalin kontak dengan Spears sejak 2009, ketika sebuah perintah penahanan juga pernah datang sebelumnya dari Spears.


"Kami kecewa dengan hasilnya," kata kuasa hukum Lutfi, Marc Gans dalam pernyataan terkait pembatasan kepada kliennya. "Saya pikir itu terlalu melebar dan melanggar hak-hak konstitusional Tuan Lutfi," kata Gans.

Perintah pembatasan ini sendiri diberikan pengadilan sampai 28 Mei mendatang. "Ini perintah sementara, kami berharap bisa kembali," lanjut Gans.

Sam Lutfi pernah menjadi bagian penting dalam kehidupan Britney Spears. Ia adalah manajer Spears di awal masa karier hingga mereguk kesuksesan. Namun hubungan keduanya memburuk pada 2008.

Berbagai masalah yang dialami Britney membuat pengadilan mengeluarkan konservatori yang memungkinkan ayahnya, Jamie, serta kuasa hukumnya mengatur urusan Spears dan tetap berlaku sedekade setelahnya.

[Gambas:Youtube]

Surat perintah penahanan dan pembatasan gerak untuk Lutfi tersebut juga menuduh sang mantan manajer berusaha merusak konservatori.

Lutfi pernah menggungat keluarga Spears pada 2009, menuduh Britney telah melanggar kontrak dengannya, Jamie Spears melakukan tindak kekerasan, dan Lynne Spears -ibu dari Britney- telah memfitnahnya dalam sebuah memoar.

Namun pengadilan membatalkan gugatan tersebut pada 2012. Akan tetapi keputusan tersebut naik banding dan diselesaikan pada 2016.

(end)