Seberkas Kenangan 'Chernobyl' di Kepala Stellan Skarsgard

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 18/05/2019 20:16 WIB
Seberkas Kenangan 'Chernobyl' di Kepala Stellan Skarsgard Salah satu adegan 'Chernobyl.' (Dok. HBO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu bencana paling mematikan dalam sejarah Uni Soviet, kecelakaan Chernobyl, 'diabadikan' dalam miniseri terbaru HBO yang berjudul Chernobyl.

Miniseri itu diproduseri oleh Carolyn Strauss yang juga memproduksi Game of Thrones dan disutradarai Johan Renck yang dikenal menggarap Breaking Bad. Stellan Skarsgard, Jared Harris dan Emily Watson menjadi bintang utama serial berisikan lima episode itu.

Skarsgard yang berperan sebagai PM Soviet Boris Shcherbina ternyata mengalami langsung Chernobyl yang terjadi pada 1986. Usianya 35 tahun saat peristiwa itu terjadi.


"Saya sedang di Stockholm, saya baca berita bahwa ada radiasi nuklir. Semua orang membicarakan itu, tapi kami belum begitu khawatir," katanya menceritakan, dalam wawancara telepon dengan CNNIndonesia.com yang diakomodasi HBO, Kamis (16/5) lalu.


Ia lalu mendengar semakin banyak informasi, bahwa radiasi akan semakin melebar dengan adanya angin dan hujan. Selama bertahun-tahun ia dan warga setempat tak makan buah, jamur atau daging rusa yang didapat dari Swedia bagian Utara, karena kekhawatiran akan radiasi.

"Tapi saya benar-benar tidak tahu soal sisi politis di balik itu, apa yang sebenarnya membuat peristiwa itu terjadi," ucapnya melanjutkan.

Saat kemudian ia memainkan Shcherbina, pria yang ditugasi oleh Kremlin untuk memimpin pemerintah menangani Chernobyl hanya beberapa jam setelah kejadian, Skarsgard banyak mencari tahu. Namun ia tak ingin memikirkan soal siapa yang salah dan bertanggung jawab.

"Yang menarik dari karakter ini, sepanjang hidupnya ia percaya pada sistem di pemerintahannya, masyarakatnya. Lalu dia harus mempertanyakan itu, dia harus membuat pilihan apakah ingin membela sistem tempat dia selama ini kerja atau membela kebenaran."


Tantangan terbesarnya adalah upaya memenuhi ekspektasi sekaligus memanusiakan karakternya.

Ia pun berusaha sebaik mungkin memainkan Shcherbina.

"Ada beberapa pesan yang bisa diambil dari miniseri ini. Yang pertama, kalau ingin membuat sesuatu yang menguntungkan, perhitungkan juga dampaknya," ia menegaskan.

Skarsgard juga menekankan pentingnya menyeimbangkan penggabungan ide untuk menjadikan dunia sempurna, yang kadang bisa berbahaya, seperti yang terjadi di Chernobyl.

Stellan Skarsgard di 'Chernobyl.'Stellan Skarsgard di 'Chernobyl.' (Dok. HBO)
Chernobyl digagas sejak 2014, saat penulis Craig Mazin memulai risetnya dengan mengumpulkan berbagai materi, termasuk buku-buku dan laporan pemerintah. Ia bahkan berdiskusi dengan para ilmuwan nuklir untuk mempelajari cara kerja reaktor.

Bekas penduduk Soviet pun ia wawancarai agar dapat gambaran suasana tahun itu.

Chernobyl tayang tiap pekan sejak Selasa (7/5) pukul 08.00 dan 21.00 WIB di HBO. Episode terakhir serial itu, bertajuk 'Vichnaya Pamyat' tayang 4 Juni mendatang. Saat itu, karakter yang diperankan Skarsgard harus mengorbankan reputasi demi kebenaran Chernobyl. (rsa)