Iwan Fals Berduka atas Korban Kerusuhan 22 Mei

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 22/05/2019 14:54 WIB
Iwan Fals Berduka atas Korban Kerusuhan 22 Mei Musisi senior Iwan Fals mencuitkan rasa dukanya kepada korban aksi kerusuhan 22 Mei. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Musisi senior Iwan Fals menyampaikan ungkapan duka cita terhadap korban aksi kerusuhan 22 Mei. Ia menuliskan sebuah doa pada sebuah unggahan foto pemberitaan yang menyebut jumlah korban tewas dan luka-luka pada aksi yang berlangsung sejak Rabu (22/5) dini hari.

"Innalillahi wa ina ilaihi rojiun...," tulisnya di Twitter diserta dengan simbol tangan bertangkup.




Selain Iwan, pesohor dunia hiburan seperti sutradara Joko Anwar, penyiar Novita Angie, serta personel band Superman is Dead Jerinx ikut bersuara atas aksi 22 Mei yang berlangsung rusuh.


"So yeah, naif banget (atau jahat banget) kalau bilang bisa aksi damai," tulis sutradara 'Pengabdi Setan' itu.



Sementara Novita Angie termasuk yang tidak libur pada hari aksi 22 Mei, meski kantornya berada di seberang gedung Bawaslu di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.

Ia yang tetap harus siaran di hari ini pun menyeruak aparat polisi yang berjaga di sekitar Bawaslu, di mana massa yang menolak hasil Pemilu 2019 berkumpul dan sempat ricuh.

Novita bahkan sempat berfoto dekat aparat yang sedang duduk beristirahat, dan mengunggahnya ke Instagram.


"Mau bilang terima kasih buat Pak Polisi dan aparat yang bertugas mengamankan area gedung Bawaslu dan gedung KPU. Kita doain semoga semuanya aman-aman aja dan bapak-bapaknya tetap sehat terus bisa segera kumpul lagi sama keluarganya," demikian ia memberi keterangan.

Novita melanjutkan, "Terima kasih dan tetap semangat yah, Pak!"

Selain berfoto bersama, Novita juga mengunggah beberapa gambar serta satu video yang memperlihatkan kondisi terkini di Sarinah. "Ini banyak aparat yang lagi berjaga-jaga nih. Kasih semangat dan doa semoga semua aman-aman saja ya," ia berkata di videonya.

[Gambas:Instagram]




Massa aksi 22 Mei berkumpul di depan kantor Bawaslu sejak Selasa (21/5) malam. Berhadapan dengan aparat, mereka kemudian membubarkan diri dengan tertib. Namun ada beberapa provokator yang membuat suasana kemudian menjadi ricuh, dan massa 'terlempar' ke titik-titik lain.

Di kawasan Tanah Abang yang berdekatan dengan kantor Bawaslu, bentrok terjadi. Dini hari tadi, selama lebih kurang satu jam bentrok berlangsung sengit. Di kawasan perbelanjaan terbesar di Jakarta tersebut sempat terlihat kepulan asap dari benda yang dibakar massa.

Pagi ini, Rabu (22/5) massa kembali mendatangi Bawaslu di Thamrin. Saling serang antara aparat keamanan dan massa juga terjadi di kawasan Polsek Gambir. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut bentrok kali ini sudah menewaskan 6 orang.

[Gambas:Video CNN] (agn/rea)