Lima Video Musik Pilihan Pekan Ini

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 23/05/2019 20:08 WIB
Lima Video Musik Pilihan Pekan Ini Efek Rumah Kaca kala mengunjungi CNNIndonesia.com untuk segmen 'Music at Newsroom'. (CNN Indonesia/Ajeng Dinar Ulfiana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Semakin dekat akhir Bulan Ramadan, begitu banyak yang terjadi dalam satu pekan ini. Jelang Idul Fitri yang seharusnya menjadi momen damai dan menyenangkan, justru terjadi kerusuhan menakutkan di Jakarta sejak Selasa (21/5).

Aksi keributan itu disebut sudah mereda pada Kamis (23/5), namun publik belum sepenuhnya merasa lega, terutama karena Idul Fitri kini tinggal menghitung hari. Kami di redaksi CNNIndonesia.com punya daftar lagu bertema Indonesia sebagai pelipur hati Anda, barangkali bisa jadi pengiring di perjalanan menuju kampung halaman. Jangan sampai kehilangan harap atas negara ini.


Efek Rumah Kaca - Merdeka


Lagu 'Menjadi Indonesia' mungkin lebih populer, namun Efek Rumah Kaca juga punya lagu indah bertajuk 'Merdeka'. Tiupan trompet dan trombon menambah kemegahan komposisi yang liriknya ditulis oleh Adrian Yunan ini.

Lebih dari itu, ERK mewujudkan 'Merdeka' dalam sebuah video musik yang menampilkan tanah Papua. Setidaknya bisa sedikit mengingatkan, Indonesia bukan hanya Jakarta dan sekitarnya. Semua punya hak yang sama.

[Gambas:Youtube]

Gamaliel Audrey Cantika - Untuk Indonesia

'Untuk Indonesia' rilis pada 2018 lalu. Lagunya sendiri modern, seperti yang biasa dibawakan trio yang kerap dikenal sebagai GAC ini. Bedanya, semangat dalam 'Untuk Indonesia' terasa berbeda, terutama dengan visualisasi yang menampilkan budaya bangsa.

"Bertengkar sendiri buatku tak mengerti, apakah yang terjadi seakan tak ada lagi cinta di hati. Konfrontasi ini, kontroversi kini, mengapa nampak sulit bersama perbedaan ini," kata Audrey dalam salah satu bait.

[Gambas:Youtube]


Ras Muhamad, MukaRakat & Tuan Tigabelas - Indonesia vs Everybody

Kolaborasi menarik antara Ras Muhamad yang berangkat dari musik reggae bersama MukaRakat dan Tuan Tigabelas ini terasa orisinal. MukaRakat adalah kolektif hip hop dari timur Indonesia, bagian yang kerap 'terlupakan' padahal mereka punya banyak talenta. Sementara Tuan Tigabelas merupakan salah satu rapper asal Jakarta yang memilih menyuarakan kepositifan dan kritik sosial alih-alih mencela sesama rapper.

'Indonesia vs Everybody' mempunyai dua versi video musik, namun kali ini kami menyajikan video liriknya yang berlatar gambar peta bangsa. Liriknya lugas, musiknya bersemangat. Anda harus dengar!

[Gambas:Youtube]

Superglad feat Ras Muhamad - Satu Jiwa dan Nyawa

Lagu ini keluar pada 2014 silam, namun liriknya relevan untuk kondisi sekarang. Band senior Superglad masih menggunakan nada-nada seperti lagu-lagu mereka kalian, juga semangat yang sama.

Bukan lagu yang lazim masuk daftar, tetapi pilihan Superglad berkolaborasi dengan Ras Muhamad yang mengenakan kaos Bad Brains dalam video, serta menampilkan unit punk Marjinal adalah keputusan menarik. "Biar dunia melihat, biar mereka mendengar," kata Superglad, membangun semangat positif.

[Gambas:Youtube]


Ahmad Band - Distorsi

Band yang diotaki seorang Ahmad Dhani kala ia masih berstatus sebagai musisi ini memang di luar radar. Ahmad Band hanya punya satu album, yang memuat 10 lagu yang benar-benar 'maskulin', baik secara musikalitas maupun lirik.

Banyak mengkritik kondisi sosial, Ahmad Band yang merilis album 'Ideologi Sikap Otak' pada 1998 mempunyai lagu 'Distorsi' dengan lirik menohok dan ironisnya, menyuarakan kejujuran. "Yang muda mabuk, yang tua korup, jayalah negeri ini, jayalah negeri ini. Merdeka!" teriak Dhani dalam lagu. Epik!

[Gambas:Youtube] (rea)