FOTO: Geliat Darah Muda di Perfilman Myanmar

AFP, CNN Indonesia | Minggu, 09/06/2019 15:38 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Para sineas muda Myanmar berusaha membangkitkan industri perfilman di negara itu yang terpuruk puluhan tahun akibat sensor junta militer.

Generasi muda sineas di Myanmar kini mencoba membangkitkan kembali industri perfilman di negara itu, yang terpuruk sejak 1962. (Photo by Ye Aung THU / AFP)
Ketika pemerintah junta militer masih dominan, industri perfilman Myanmar sulit berkembang karena sensor ketat dan kebijakan menutup diri dari dunia luar. (Photo by Ye Aung THU / AFP)
Di masa lalu, industri layar lebar di Myanmar tidak kalah dari negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. Setelah itu mereka terseok-seok dengan film berbiaya rendah. (Photo by Sai Aung MAIN / AFP)
Perlahan-lahan para pelaku industri perfilman Myanmar mencoba membangkitkan gairah layar lebar dengan film-film lokal. Namun, mereka terhambat peralatan dan kemampuan individu para pelakunya. (Photo by Ye Aung THU / AFP)
Sejumlah sineas muda Myanmar mencoba mengejar ketertinggalan dari Indonesia dan Kamboja dengan membawa metode dan kemampuan memproduksi film berkualitas. (Photo by Sai Aung MAIN / AFP)
Sejumlah sutradara dan aktor serta aktris Myanmar mulai mencoba kreatif dengan membuat alur cerita yang menantang, serta membuka jaringan dengan pasar perfilman di negara lain. (Photo by Sai Aung MAIN / AFP)
Tema-tema pahlawan super dan mayat hidup (zombie) masih laris dalam perfilman Myanmar. Namun, sejumlah sineas muda menyuguhkan drama dan tema lainnya sebagai variasi. (Photo by Sai Aung MAIN / AFP)
Pelaku industri perfilman Myanmar kini berharap para sineas dan aktor dunia mau membuat film di negara itu supaya terjadi pertukaran ilmu. (Photo by Sai Aung MAIN / AFP)