Arswendo Atmowiloto Kena Kanker Prostat, Kerabat Mohon Doa

CNN Indonesia | Selasa, 25/06/2019 14:15 WIB
Arswendo Atmowiloto Kena Kanker Prostat, Kerabat Mohon Doa Sejumlah sahabat seniman Arswendo Atmowiloto mengabarkan kondisi seniman pencipta 'Keluarga Cemara' itu yang kini berjuang melawan kanker prostat. (Dok. CNN Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seniman Arswendo Atmowiloto kini diketahui tengah berjuang melawan kanker prostat. Hal itu diketahui dari sejumlah unggahan kerabat seniman tersebut yang beredar beberapa hari terakhir.

Kerabat Arswendo, Rudolf Puspa, mengabarkan melalui media sosial pada Minggu (23/6) bahwa seniman kelahiran Solo 26 November 1948 tersebut telah sakit kanker prostat sejak dua bulan terakhir.

"Arswendo dua bulan ini terkena kanker prostat. Sudah dua kali dioperasi. Kondisinya tadi pagi [23/6] drop, dibawa dengan ambulans ke RS Pertamina. Mohon doanya," kata Rudolf dalam unggahannya yang dikutip dari Antara, Selasa (25/6).





Pernyataan Rudolf menjawab kondisi Arswendo saat CNNIndonesia.com menghubungi seniman itu pada 6 Mei 2019 untuk menjadi salah satu narasumber.

Namun permohonan tersebut baru dibalas Arswendo pada 7 Mei, "Saya masih di RS," kata Arswendo saat itu tanpa menjabarkan kondisi dirinya lebih rinci.

Bukan hanya Rudolf yang menggambarkan kondisi Arswendo Atmowiloto saat berjuang melawan kanker prostat. Sahabat lainnya, Slamet Rahardjo dan Eros Djarot juga diketahui sempat menjenguk Arswendo di rumahnya.


Berdasarkan foto yang diunggah Harry Tjahjanto di media sosial pada 15 Juni lalu, Arswendo tampak berbaring di tempat tidur namun masih bisa meladeni guyon bersama sahabat-sahabatnya.

"Tadi siang, Sabtu 15/06, saya menemani Mas Slamet Rahardjo dan Mas Erot Djarot menjenguk Mas Arswendo. Ngobrol, guyon, dan kangen-kangenan sobat lama. Semoga kesehatan Mas Wendo terus membaik," kata Harry Tjahjanto.



Harry pun mengunggah sejumlah kenangan bersama Arswendo dan menggambarkan kondisi dari seniman legendaris tersebut.

"Sebulan lalu, Mas Wendo masih bisa duduk, guyon, ngobrol ide-ide. Seminggu kemudian, ketika saya jenguk lagi, Mas Wendo lebih suka tiduran. Sesekali merespons guyonan dengan senyum. Tetap semangat, Mas Wendo. Semoga Tuhan memberikan kesembuhan," kata Harry.



Sebelum dikabarkan sakit kanker prostat, Arswendo Atmowiloto merupakan seniman dan budayawan legendaris di Indonesia. Bermula berprofesi sebagai wartawan, kepiawaian Arswendo menciptakan banyak karya tulis menjadikan dirinya sebagai sosok penting dalam sejarah literasi Indonesia.

Arswendo telah menghasilkan banyak cerpen, novel, naskah sinetron, hingga memenangkan sejumlah penghargaan, salah satunya Hadiah Sastra Asean pada 1987. Salah satu karya terkenal Arswendo adalah sinetron Keluarga Cemara yang kemudian diangkat menjadi film pada 2018.

[Gambas:Video CNN] (Antara/end)