Ed Sheeran Tanggapi Dingin Kisruh Aset Musik Taylor Swift

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 03/07/2019 21:00 WIB
Ed Sheeran Tanggapi Dingin Kisruh Aset Musik Taylor Swift Ed Sheeran menyebut telah menghubungi Taylor Swift secara pribadi, namun menolak memberi pernyataan sikap soal perseteruan Swift dengan Scooter Braun. (REUTERS/Fred Thornhill)
Jakarta, CNN Indonesia -- Solois Ed Sheeran menolak memberikan komentar terkait perseteruan Taylor Swift dengan manajer Scooter Braun, yang membawahi sejumlah artis daftar A seperti Justin Bieber dan Demi Lovato. Saat ini, posisi Sheeran memang tak nyaman.

Bukan saja ia adalah sahabat Swift, Sheeran juga berteman baik dengan Bieber. Baru-baru ini, keduanya berkolaborasi untuk lagu I Don't Care yang turut menjadi materi album terbaru penyanyi yang muncul dalam film Yesterday itu.

Aceshowbiz menyebut, Sheeran mengaku dirinya berbicara secara pribadi dengan Swift. Ketika banyak teman dan rekan sesama musisi menunjukkan dukungan terbuka kepada Swift, Sheeran memilih untuk tetap berada di belakang garis.


Penggemar pun tak luput menanyakan hal itu kepada pelantun Perfect tersebut, setelah Swift menyebut Braun sebagai seorang pelaku perundungan usai pembelian label Big Machine Records yang memiliki aset musik Swift.


"Saya telah berbicara langsung dengannya (Swift), seperti yang selalu saya lakukan," kata Sheeran menanggapi pertanyaan itu, tanpa mengeluarkan pernyataan lebih lanjut.

Permasalahan Swift dengan Braun mencuat ketika pada Senin (1/7) waktu Indonesia ia mengunggah tulisan di Tumblr. Ia mengaku merasa sedih ketika mengetahui bahwa label lamanya, Big Machine Records, yang menyimpan master enam albumnya terdahulu dijual oleh Scott Borchetta kepada Braun senilai US$300 juta atau setara dengan Rp4,2 triliun.

Menurut Swift, sejak lama ia telah berusaha mendapatkan hak atas aset musik tersebut, namun selalu dihalangi. "Selama bertahun-tahun saya bertanya, memohon kesempatan untuk memiliki hasil kerja saya. Alih-alih, saya diberi kesempatan untuk menandatangani (memperbarui) kontrak dengan Big Machine Records dan 'mendapatkan' satu (album lama) untuk setiap album baru yang saya masukkan," katanya melalui Tumblr.

"Saya keluar karena saya tahu begitu saya menandatangani kontrak itu, Scott Borchetta [pemilik Big Machine Records] akan menjual label, dengan demikian menjual saya dan masa depan saya. Saya harus membuat pilihan luar biasa berat untuk meninggalkan masa lalu saya," tambahnya.


Setelah itu, para musisi segera angkat bicara untuk menunjukkan dukungan terhadap Swift. Katy Perry, Halsey, Iggy Azalea sampai rekan Swift dalam ME!, Brandon Urie menyatakan sikap secara terbuka. Di sisi lain, Demi Lovato dan Justin Bieber pun tak menutupi bahwa mereka berada di kubu Braun.

Yang terbaru adalah solois Sia, yang mengatakan Braun adalah orang baik.

[Gambas:Video CNN] (rea)