Joss Stone Patah Hati Dideportasi dari Iran

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 04/07/2019 23:54 WIB
Joss Stone Patah Hati Dideportasi dari Iran Solois Joss Stone terpaksa ditahan satu malam dan dideportasi dari Iran saat hendak menggelar konser. (REUTERS/L.E. Baskow)
Jakarta, CNN Indonesia -- Solois Joss Stone dikabarkan dideportasi dari Iran. Ia mengaku hatinya 'pecah berkeping-keping' karena kejadian itu.

Penyanyi 32 tahun yang sedang menyelesaikan tur dunia itu menjelaskan, pemerintah Iran tak percaya ia tak akan menggelar pertunjukan umum. Stone mengunggah sebuah video Instagram yang menggambarkan perasaan dan pengalaman tersebut.


"Kami ditahan dan lalu kami dideportasi," katanya dalam video, mengenakan scarf putih.


Di keterangan, ia menulis, "Kami menyadari tidak bisa ada konser untuk publik karena saya seorang wanita, dan hal itu ilegal di negara ini. Secara pribadi, saya pun tidak suka masuk penjara Iran, saya juga tidak mencoba mengubah politik di negara-negara yang saya kunjungi, juga tak ingin menempatkan orang lain dalam bahaya."

"Bagaimanapun, tampaknya pihak berwenang tak percaya kami tidak akan menggelar pertunjukan untuk publik sehingga mereka memberi kami apa yang disebut sebagai 'daftar hitam', seperti yang kami temukan ketika kami datang ke aula imigrasi," lanjut Stone.

[Gambas:Instagram]

Menurut pelantun Super Duper Love itu, ia sempat berdiskusi dengan pihak berwenang. Hasilnya, Stone dan rombongannya ditahan untuk semalam.


"Setelah berdiskusi panjang dengan orang-orang imigrasi yang ramah dan menawan, keputusan menentukan untuk menahan kami malam itu dan mendeportasi kami di pagi hari," ujarnya.

"Saya sangat patah hati. Sudah sangat dekat tetapi juga amat jauh, momen ini menghancurkan hati saya. Kami jadi harus meminta maaf karena tidak memiliki dokumen yang benar," kata Stone lagi.

Di Instagram, Stone mengunggah foto dirinya menaiki pesawat ke Pulau Kish Iran di Teluk Persia, kawasan bebas ekonomi yang memungkinkan perjalanan dilakukan oleh semua negara, meski tempat itu juga tak begitu aman untuk pendatang.

Tahun ini, Stone sempat tampil di Suriah. Ia berkata sangat senang karena tak ada hal buruk terjadi di sana.


Joss Stone adalah penyanyi dan penulis lagu asal Inggris. Album debut The Soul Session (2203) langsung mengorbitkan namanya sebagai salah satu penyanyi soul paling sukses saat ini. Sejauh ini, Stone telah memiliki tujuh album, Water for Your Soul menjadi rilisan terakhir pada 2015 silam.

Stone pernah bergabung dalam grup para bintang bersama Mick Jagger, Dave Stewart, A.R. Rahman dan Damian Marley di bawah payung SuperHeavy. Selain bernyanyi di atas panggung, ia juga berakting di depan kamera.

[Gambas:Video CNN] (rea)