Awalnya, saya hadir ke konser tersebut tanpa ekspektasi tinggi sebab sudah lama sekali tak benar-benar mendengarkan musik Westlife. Namun, harapan untuk menikmati acara kembali muncul setelah melihat penonton yang datang dari berbagai ragam usia. Bahkan tak sedikit pasangan orang tua yang mengajak anak-anaknya.
The Twenty Tour dibuka sekitar pukul 20:12 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Penonton kemudian dimanjakan oleh potongan-potongan video perjalanan Westlife dari awal debut hingga kini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"And I swear it all over again," nyanyi Westlife dalam video, diikuti oleh kegelapan yang menyelimuti ruangan konser.
Boyband asal Irlandia ini mengawali konser dengan berpakaian hitam ala anggota marching band. Meski rata-rata umur anggota sekitar 40 tahun, Westlife terlihat asyik bergoyang di atas panggung.
"Jakarta!" teriak Shane Filan setelah lagu berakhir.
Penonton diberi kesempatan bernafas saat Swear It Again dan What About Now. Setelahnya, Shane kembali menyapa Jakarta. Menurutnya, selama ini para personel Westlife amat menantikan kembali ke Indonesia.
"Kami menantikan kesempatan ini. Kami akan membawa kembali kenangan-kenangan bersama selama ini. Jangan ragu untuk menikmati konser ini," ucapnya.
Shane Filan bersama Westlife di Jakarta, Selasa (6/8) berhasil membuat para wanita menjerit histeris. CNN Indonesia/Daniela Dinda Ayuningtyas) |
Usai 'mengambil nafas' dengan lagu-lagu bertempo lambat, Westlife mengajak penonton melompat lewat When You're Looking Like That.
Ruangan konser kembali gelap gulita hingga animasi Westlife nyala di layar. Animasi itu menceritakan Shane Filan, Markus Feehily, Nicky Byrne dan Kian Egan yang mengenakan jam khusus ala pahlawan super dan langsung bersiap ketika jam itu bergetar.
Penggunaan layar LED dalam konser semalam sempat membuat saya mengira sedang menghadiri konser artis Korea yang memang kerap dan ramai menggunakannya.
Bagian terakhir video menunjukkan animasi pesawat terbang yang membawa keempat anggota. Seolah baru mendarat, Westlife muncul di atas panggung dengan pakaian warna-warni.
Nostalgia berlanjut. Westlife membawakan Uptown Girl yang benar-benar menjadi hit di Indonesia pada 2000-an. Situasi memanas ketika mereka me-remix lagu tersebut di bagian bridge.
"Halo Jakarta, bagaimana perasaan kalian? Dalam konser ini kami akan membawakan lagu-lagu dari awal perjalanan kami," ucap Mark.
Westlife dalam konser The Twenty Tour di Jakarta, Selasa (6/8). ( CNN Indonesia/Daniela Dinda Ayuningtyas) |
Mendengarnya, rasanya seperti terlempar ke masa kecil. Album Westlife selalu ada dalam mobil, diperdengarkan saat menempuh perjalanan jauh.
Tak hanya saya, Nicky juga teringat dengan momen Westlife pertama kali konser di Indonesia pada 2000 silam.
"Petugas imigrasi memberi tahu penggemar sudah memenuhi bandara saat mengecap paspor kami. Orang-orang di jalan melambaikan tangan pada mobil kami. Banyak orang juga menginap di sekitar hotel sambil menyanyikan lagu kami semalaman. Kami tak akan pernah melupakan itu dari Jakarta," tuturnya.
Westlife lantas memenuhi janji memberikan kejutan. Nicky menunjuk seorang penonton di depan yang menurutnya benar-benar menikmati konser sejak awal. May, nama wanita beruntung itu, naik ke panggung. Satu persatu anggota Westlife memeluknya. Shane Filan yang disebut May sebagai personel favorit, menyanyikan lagu Better Man sambil memeluknya.
Isak air mata jelas terlihat dari wajah May.
Tayangan video kembali menjadi jembatan antar-lagu. Kali ini, setiap anggota Westlife menceritakan masa kecil masing-masing, seperti tak pernah menyangka akan menjadi penyanyi kelas dunia. Video itu menjadi pembuka lagu I Have a Dream.
Semakin malam, Westlife kemudian mengajak penonton bersantai menikmati akustik lagu-lagu lama seperti Unbreakable, I Lay My Love on You dan Season In The Sun.
Setelahnya, Kian menceritakan kisah 10 tahun lalu ketika ayahnya meninggal dunia. Dentingan piano You Raise Me Up yang menyusul kemudian menimbulkan suasana haru.
[Gambas:Youtube]
"Ini merupakan konser terbesar yang pernah kami punya di Jakarta. Dengan bersedih hati, kami harus bilang ini lagu terakhir dalam konser ini. Kami sangat berterima kasih karena kalian tetap membuat kami merasa diterima di sini," kata Kian.
Setelah itu, mereka meninggalkan panggung. Namun, lampu di ruang konser masih gelap layaknya film yang belum selesai diputar di bioskop. Kurang dari lima menit, Westlife kembali ke atas panggung dengan kostum putih-putih, memilih Flying Without Wings dan World of Our Own sebagai encore, di mana Mark memamerkan ad-lib serta kemampuannya menyanyikan nada-nada tinggi.
(chri/rea)
Shane Filan bersama Westlife di Jakarta, Selasa (6/8) berhasil membuat para wanita menjerit histeris. CNN Indonesia/Daniela Dinda Ayuningtyas)
Westlife dalam konser The Twenty Tour di Jakarta, Selasa (6/8). ( CNN Indonesia/Daniela Dinda Ayuningtyas)