'The Science of Fictions' Bakal Tayang di Busan Film Festival

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 05/09/2019 17:38 WIB
'The Science of Fictions' Bakal Tayang di Busan Film Festival Film terbaru sutradara Yosep Anggi Noen, 'The Science of Fictions' bakal tayang perdana di Asia lewat gelaran Busan International Film Festival 2019. (Dok. Angka Fortuna Sinema/KawanKawan Media/ Limaenam Films)
Jakarta, CNN Indonesia -- Film terbaru sutradara Yosep Anggi Noen, 'The Science of Fictions' bakal tayang perdana di Asia lewat gelaran Busan International Film Festival 2019.

Penayangan dalam festival yang diselenggarakan 3-12 Oktober mendatang menjadi tindak lanjut dari pemutaran film tersebut di Locarno International Film Festival di Swiss yang juga memenangkan Special Mention Award.

Berdasarkan siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, film The Science of Fictions bakal tayang dalam program khusus Busan International Film Festival, "A Window on Asian Cinema", yang menunjukkan karya-karya pembuat film berbakat dan dianggap sebagai tren terbaru di Asia.


[Gambas:Instagram]

"The Science of Fictions" berkisah tentang Siman, seorang pemuda di pelosok Yogyakarta yang melihat pengambilan gambar pendaratan manusia di bulan oleh kru asing di Pantai Parangtritis, Yogyakarta di tahun 60-an. Ia ditangkap dan dipotong lidahnya.

Usai kejadian itu, Siman melalui hidupnya dengan bergerak lambat anti gravitasi seperti astronaut di ruang angkasa. Penduduk desa menganggap Siman gila karena Siman membangun bangunan mirip roket di belakang rumahnya.

"The Science of Fictions" merupakan produksi Angka Fortuna Sinema, KawanKawan Media, dan Limaenam Films dan ko-produksi dengan Andolfi (Perancis), Astro Shaw (Malaysia), GoStudio (Indonesia), dan Focused Equipment (Indonesia).

"The Science of Fictions" diproduseri Arya Sweta, Edwin Nazir, Yulia Evina Bhara dan Yosep Anggi Noen ini dikembangkan sejak 2013 dan dipresentasikan pada Asian Project Market 2014, Produire Au Sud 2016, Venice GAP Financing bagian dari Venice Film Festival 2017, dan Rotterdam International Film Festival.

Proyek ini melibatkan aktor Gunawan Maryanto, Yudi Ahmad Tajudin, Lukman Sardi, Ecky Lamoh, Alex Suhendra, Marissa Anita, Rusini, dan Asmara Abigail.

Selain The Science of Fictions, film Indonesia lainnya yang akan tayang di Busan yakni karya sutradara muda Wregas Bhanuteja, melalui film pendek berjudul Tak Ada yang Gila di Kota Ini (No One is Crazy in This Town).

Film yang diangkat dari cerita pendek karya Eka Kurniawan dan diproduseri oleh Adi Ekatama & Ganesya akan berkompetisi di Busan pada program Wide Angle - Asian Short Film Competition - Busan International Film Festival 2019.

[Gambas:Youtube] (agn/end)