Menang di Festival Film Venesia, 'Joker' Jadi Unggulan Oscar

CNN Indonesia | Minggu, 08/09/2019 08:12 WIB
Menang di Festival Film Venesia, 'Joker' Jadi Unggulan Oscar Salah satu adegan dalam film 'Joker' yang dibintangi oleh Joaquin Phoenix. (Dok. Warner Bros Pictures via youtube (Warner Bros. Pictures))
Jakarta, CNN Indonesia -- 'Joker', film yang dibintangi oleh Joaquin Phoenix, memenangkan piala Golden Lion untuk kategori film terbaik di festival film Venesia, Sabtu (7/9), bersama dengan film Roman Polanski yang mendapat juara kedua.

'Joker' adalah film kisah komik superhero pertama yang mendapatkan pujian dari festival film seni semacam ini, dan kemenangannya dianggap menjadi modal menuju kejayaan di Oscar.

Dua pemenang di Venesia sebelumnya - 'Roma' dan 'The Shape of Water' - telah berhasil memenangkan Academy Award kategori film terbaik.



Sutradara 'Joker', Todd Phillips - yang sebelumnya dikenal membesut komedi slapstick 'Very Bad Trip' - memberikan penghormatan atas usaha Phoenix yang gigih, dengan mengatakan ia adalah "aktor paling tangguh, paling berani, dan paling berpikiran terbuka yang saya tahu".

"Terima kasih telah mempercayai saya dengan bakat menakjubkan Anda," katanya.

Film, yang digambarkan The Guardian sebagai "salah satu produksi Hollywood paling berani terkini", telah memicu perdebatan sengit.

Dan ada suara terengah-engah ketika sutradara Prancis-Polandia Polanski - yang dituduh melakukan pemerkosaan - mendapat juara kedua untuk 'An Officer and a Spy'.

Meski belum tayang di bioskop, film Joker sudah tayang lebih dulu di Venice Film Festival, Italia, Sabtu (31/8) kemarin. Film yang disutradarai Todd Phillips itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak.


Mayoritas kritikus memuji film yang dibintangi oleh Joaquin Phoenix ini. Mulai dari cerita yang gelap serta menegangkan, sampai film yang menjadi studi karakter karena menampilkan karakter yang mengidap penyakit mental.

Kritikus dari Variety, Owen Gleiberman, menilai Joker berhasil mengisahkan asal usul Joker seperti belum pernah diceritakan sebelumnya. Padahal sebelumnya karakter Joker sudah diceritakan beberapa kali lewat berbagai film Batman.

"Kami merasakan sensasi yang gila ketika Arthur, setelah keluar dari emosinya, muncul dengan rias yang urakan dengan rambut hijau, rompi oranye dan setelan jas berwarna merah," kata Gleiberman seperti dilansir Variety.

Begitu pula Davie Ehrlich dari IndieWire. Ia menilai Joker adalah penemuan kembali film pahlawan super sejak trilogi The Dark Knight (2005-2012).


[Gambas:Video CNN]

(AFP/ard)