Ernest Sindir Istana Minta Pedemo Pahami Jokowi: Jangan Manja

tim, CNN Indonesia | Selasa, 24/09/2019 17:13 WIB
Komika Ernest Prakasa merespons pernyataan Istana yang meminta masyarakat dan mahasiswa memahami situasi sulit yang dihadapi Jokowi. Komika Ernest Prakasa merespons pernyataan Istana yang meminta masyarakat dan mahasiswa memahami situasi sulit yang dihadapi Jokowi. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komika sekaligus sutradara Ernest Prakasa merespons pernyataan Istana Kepresidenan yang meminta masyarakat dan mahasiswa memahami situasi sulit yang dihadapi Presiden Joko Widodo.

"Hush, jangan manja ah. Siapa bilang jadi presiden itu gampang?" kata Ernest melalui unggahan di akun Twitter miliknya mengomentari pernyataan Istana.




Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebelumnya meminta mahasiswa dan masyarakat sipil yang protes memahami bahwa Presiden Jokowi sudah meminta pengesahan RKUHP ditunda.

"Yang perlu dipahami oleh teman-teman semuanya bahwa pemerintah saat ini telah bersepakat dengan DPR untuk mengkaji lebih jauh tentang revisi UU KUHP (pengesahannya ditunda), berikutnya [RUU] Pertanahan, berikutnya [RUU] Pemasyarakatan dan beberapa yang lain," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Selasa (24/9).

Mantan Panglima TNI itu meminta mahasiswa memiliki empati terhadap kerja keras pemerintah, termasuk Jokowi. Moeldoko menyebut tak sepatutnya mahasiswa atau kelompok masyarakat yang berunjuk rasa memakai bahasa yang kurang pantas.

"Jangan lah Presiden menghadapi situasi yang tidak mudah, ditambah hal-hal seperti itu. Tulisan-tulisan itu harus cerminkan sebagai bangsa Indonesia yang beradab," ujarnya.

Situasi protes mahasiswa atas sejumlah rancangan Undang-undang yang berjalan ricuh di depan Gedung DPR juga mendapatkan sorotan dari berbagai pesohor. Sebagian besar mendukung pergerakan mahasiswa untuk menentang pengesahan undang-undang tersebut.

"Bandit-bandit DPR merasa jumawa di atas rakyat yang mengantarkan mereka ke sana. Hari ini adalah bukti bahwa kita sudah geram. Hari ini, mereka belajar untuk tunduk," kata Ernest dalam kicauan di Twitter.





"Selamat berjuang, teman-teman mahasiswa! Kami bangga!" kata Joko Anwar.

[Gambas:Instagram]

Pesohor media sosial Karin Novilda atau Awkarin juga memberikan dukungan kepada para mahasiswa yang turun ke jalan. Karin menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan logistik makanan kepada para mahasiswa.

"Agenda hari ini di depan gedung DPR. Jangan sekedar tunda RKUHP, TOLAK DAN BATALKAN RKUHP. JANGAN BATASI RUANG GERAK WANITA," kata Awkarin dalam unggahannya di Twitter, Selasa (24/9).

"Tolong representasikan namamu itu wahai pejabat Dewan PERWAKILAN Rakyat. Mau jadi apa negara ini kalau YANG KAYA MAKIN KAYA, YANG MISKIN MAKIN MISKIN?" lanjutnya.



Aksi mahasiswa di depan Gedung DPR di Jakarta semakin memanas. Massa berhasil menjebol pagar Gedung DPR di tengah demo yang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian.

Massa yang menjebol pagar berteriak sambil melempar batu ke arah aparat keamanan.

Polisi sudah menyemprotkan water cannon untuk membubarkan pedemo di depan gedung DPR. Pedemo yang didominasi mahasiswa itu kocar kacir menghindari air dari water cannon.

Pantauan CNNIndonesia.com, water cannon itu ditembakkan mobil yang berada di dalam area gedung DPR. Massa dan aparat hanya dibatasi pintu gerbang DPR. (end)