Satu Jam Bersama 'Chrisye' di Synchronize Fest 2019

CNN Indonesia | Minggu, 06/10/2019 01:29 WIB
Satu Jam Bersama 'Chrisye' di Synchronize Fest 2019 Chrisye. (Screenshot via Youtube/@Musica Studio's).
Jakarta, CNN Indonesia -- Chrisye mungkin telah tiada sejak 12 tahun lamanya. Namun, karya serta suara indahnya tetap menjadi warisan berharga yang dapat terus dinikmati para pecinta musik Indonesia.

Warisan itu juga yang kemudian dirayakan lewat sebuah pertunjukan musik bertajuk 'Chrisye Live by Erwin Gutawa' dalam gelaran Synchronize Fest 2019 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10) malam.

Dengan iringan musik orkestra yang dipandu Erwin, suara Chrisye 'hidup' kembali menghibur para penonton yang memadati area Dynamic Stage.


"Menampilkan kembali rekaman gambar dan suara asli sang legenda musik Indonesia yang diambil dari beragam panggung, tur, maupun konser tunggal mulai tahun 1994 hingga 2003," demikian tertulis di latar panggung sebelum pertunjukan itu dimulai.
Tak berapa lama, sejumlah penyanyi paduan suara naik ke atas panggung membuka pertunjukan dengan lagu Lilin-lilin Kecil yang diikuti instrumental musik Semusim.

Setelah itu, Chrisye pun muncul di layar, membawakan lagu-lagu hitnya, dengan goyangan khasnya yang kaku. Itu dimulai dengan medley lagu Aku Cinta Dia, Nona Lisa, Hura-Hura, dan Anak Sekolah, kemudian Kisah Cintaku.

Bak konser pada umumnya, rekaman Chrisye ini pun menunjukkan interaksi sang penyanyi dengan penonton. Suara Chrisye terdengar nyata, seperti ia benar-benar hadir dalam pertunjukan ini.

"Karena cinta kita ada di sini. Terima kasih untuk cinta Anda. Boleh saya minta teman-teman di sini bernyanyi sambil bergoyang, yang di belakang juga boleh," sapa Chrisye dalam rekaman itu.

Dendang Kala Cinta Menggoda kemudian melantun, mengajak penonton ikut larut juga bernostalgia dengan lagu salah satu legendaris musik Indonesia. Instrumen Angin Malam kemudian masuk, mengiringi suara Chrisye yang bercerita perjalanannya ke kancah musik Indonesia.

"Berawal sejak masa saya kecil, saya dimodali sebuah gitar oleh kedua orangtua. Waktu SMA saya ngeband sama band sekolah ya sama deh kayak anak SMA jaman sekarang. Kemudian bergabung ke kelompok musik saya yang lain sampai saya bersolo karier," kata Chrisye.

"Dalam perjalanan musik, saya ini banyak sekali orang musisi yang bantu saya, saya ingin berterima kasih kepada mereka semua," lanjutnya.
Lagu Untukmu dan Seperti yang Kau Minta kemudian dimainkan. Tanpa dipandu, para penonton kemudian serentak menyanyikan lagu itu bersama-sama. Erwin Gutawa kemudian mengambil alih kendali, berpidato tentang betapa berartinya sosok Chrisye.

"Malam ini malam yang sangat istimewa karena kita lagi kenang sosok yang sederhana tapi kharismatik. Sosok yang menjadi inspirasi semua musisi penyanyi Indonesia, legenda, pahlawan musik Indonesia," ucap Erwin.

Dia kemudian bercerita tentang kerinduan juga penyesalan setelah bertahun-tahun bersahabat dan bekerja sama dengan Chrisye. Dia mengatakan bahwa selama 10 tahun mengiringi Chrisye, ia belum pernah sekalipun menciptakan lagu untuknya.
[Gambas:Video CNN]
Untuk itu, sebagai penebusan dia pun membawakan sebuah lagu Kidung Abadi yang ia ciptakan lima tahun setelah kepergian Chrisye.

"Walau Chrisye sudah enggak ada saya mau lagu ini tetap dinyanyikan suara Chrisye. Lagu ini dinyanyikan dengan 246 suku kata dari master suara asli Chrisye untuk dirangkai menjadi sebuah lagu baru, Kidung abadi. Lirik oleh Gita Gutawa. Dinyanyikan oleh chrisye sendiri," kata Erwin.

"Persembahan ini sekaligus menjadi doa agar arwah Chrisye diterima di sisi Allah. Saat ini, Chrisye pasti lagi tersenyum," ujarnya.
Pertunjukan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam itu kemudian ditutup dengan dua lagu hit lain Chrisye, Cintaku dan Pergilah Kasih.

Secara keseluruhan, Erwin mampu mengemas pertunjukan ini lebih dari sekedar nostalgia, tapi juga menghidupkan kembali musik serta 'jiwa' Chrisye bak sebuah perayaan yang megah.

"Terima kasih untuk Anda-anda semua. Terima kasih sekali. Terima kasih untuk anak-anak saya Istri saya Yanti, Jay Subiakto, dan Erwin Gutawa," tutup Chrisye.

Selain pertunjukan 'Chrisye Live by Erwin Gutawa,' pagelaran hari kedua Synchronize Fest 2019 juga diramaikan aksi-aksi dari musisi seperti Project Pop, Frau, The Upstairs, The Panturas, Efek Rumah Kaca, Dialog Dini Hari, Navicula, Reality Club, Seringai, serta Iwan Fals yang hadir sebagai kejutan.

Festival yang diadakan di Gambir Expo Kemayoran ini berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (5/10) yang bakal dimeriahkan aksi sejumlah musisi Indonesia lintas genre dan generasi. (agn/osc)