Polisi Korsel Proses 10 Orang Terkait Skandal Produce X 101

CNN Indonesia | Selasa, 12/11/2019 13:15 WIB
Polisi Korsel Proses 10 Orang Terkait Skandal Produce X 101 Ilustrasi CJ Entertainment. (AFP Photo/Jung Yeon-Je)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Korea Selatan memproses 10 orang yang terlibat dalam skandal manipulasi pemungutan suara ajang pencarian bakat Produce X 101.

"Secara total, sekitar 10 orang yang terlibat dengan 'Produce X 101' telah diproses, termasuk pejabat tinggi dari CJ (Entertainment)," ujar Lee Yong Pyo dari Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, Selasa (12/11), dikutip dari Newsen via Naver.

Ketika menyebut pejabat tinggi rumah produksi CJ Entertainment, Lee merujuk pada bos CJ, Ahn Joon Young, kepala produser Kim Yong Bum, seorang direktur produksi bernama "Lee," dan wakil presiden Starship Entertainment bernama "Kim."


"Kami meyakini penyelidikan menyeluruh harus dilakukan untuk menciptakan masyarakat yang adil. Kami juga menyelidiki dengan seksama kecurigaan terkait agensi hiburan, barter menguntungkan, dan keterlibatan pejabat tinggi," ucap Lee Yong Pyo.

Proses hukum kesepuluh orang tersebut diperkirakan berlanjut ke tahap penuntutan pada 14 November mendatang.

Sementara itu, Newsis melaporkan bahwa polisi juga berencana untuk memanggil kontestan Produce X 101 sebagai saksi. Menurut laporan itu, polisi meyakini ada kontestan yang diuntungkan melalui manipulasi ini.

Para trainee ini berasal dari sejumlah agensi yang digeledah dan disita. Polisi juga akan meminta keterangan dari kontestan yang dianggap berpeluang masuk final, tapi gagal.

Newsis memperkirakan polisi akan bertanya kepada peserta apakah mereka mendengar sesuatu saat syuting atau dari agensi mereka mengenai manipulasi 'voting.'

Laporan itu menyebut polisi juga akan memeriksa semua kecurigaan termasuk kemungkinan kontestan populer sengaja dikeluarkan dari daftar akhir karena kekhawatiran akan mempersulit kegiatan mendatang para agensi.

Selain itu, polisi dilaporkan sedang menyelidiki kemungkinan lobi dan pertukaran bantuan dari agensi-agensi besar dalam proses memilih 11 anggota terakhir dari 101 kontestan.
[Gambas:Video CNN]
Newsis sebelumnya melaporkan bahwa Ahn Joon Young mulai menerima suap untuk meloloskan kontestan dari agensi tertentu dalam sebuah transaksi di tempat minum sejak Januari 2018. Selama proses transaksi, lokasi kejadian dijaga ketat.

Ahn Joon Young juga dilaporkan mulai menerima suap ini enam bulan setelah penutupan "Produce 101 Season 2" dan lima bulan sebelum pemutaran perdana "Produce 48."

Polisi menyatakan bahwa lebih dari 100 juta won (sekitar Rp1,2 miliar) dihabiskan untuk layanan hiburan minum ini. SBS melaporkan pada 6 November bahwa Ahn Joon Young mengakui memanipulasi hasil "Produce X 101" pada 2019 dan "Produce 48" pada 2018. (agn/has)