Taylor Swift Mengeluh 'Dilarang' Nyanyi Lagu Lama di AMA 2019

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 15/11/2019 13:46 WIB
Taylor Swift Mengeluh 'Dilarang' Nyanyi Lagu Lama di AMA 2019 Permasalahan soal hak cipta enam album awal Taylor Swift dan Scooter Braun belum menemukan titik sepakat. (Foto: AFP PHOTO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Permasalahan hak cipta antara Taylor Swift dengan label lama yang menaunginya, Big Machine Records, masih berlangsung. Hal itu membuat kegiatan bermusik Swift sangat terganggu.

Setidaknya ada dua jadwal Swift yang terganggu. Pertama adalah penampilan di American Music Awards (AMA) 2019 pada 24 November mendatang dan kedua, soal dokumenter produksi Netflix yang jadi tertunda penayangannya.

Penampilan Swift di AMA 2019 belum bisa dipastikan karena ia ingin menyanyikan beberapa lagu lama dengan cara medley. Namun Swift tak bisa melakukannya karena saat ini hak cipta enam album yang ia rilis sejak 2006 sampai 2017 dimiliki oleh Big Machine Records.


Pada Agustus lalu musisi berusia 29 tahun ini menyatakan berencana merekam ulang lagu-lagu yang ada di dalam album 'Taylor Swift' (2006), 'Fearless' (2008), 'Speak Now' (2010), 'Red' (2012), '1989' (2014), dan 'Reputation' (2017), sehingga materi lama tersebut kembali jadi miliknya. Produksi rekaman itu ia jadwalkan pada November 2020.

"(Petinggi label) Scott Borchetta dan Scooter Braun tidak mengizinkan saya untuk menampilkan lagu lama di televisi, karena mereka mengklaim akan merekam ulang lagu saya sebelum mengizinkan saya (merekam ulang) tahun depan," kata Swift seperti dilansir Deadline.

Permasalahan ini juga membuat masa depan dokumenter Swift yang digarap Netflix menjadi tidak jelas. Padahal, menurut Swift, ia dan Netflix sudah mengerjakan dokumenter tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

"Scott dan Scooter menolak penggunaan lagu lama dan cuplikan penampilan saya untuk dokumenter ini, meski tidak ada pembahasan mengenai mereka atau Big Machine Records dalam film," kata Swift.

Taylor Swift Keluhkan Larangan Nyanyikan Lagu Lama di AMAPerebutan hak cipta lagu-lagu di enam album awal menghalangi Taylor Swift melakukan rencana-rencananya. (screenshot via Youtube/@TaylorSwiftVEVO)
Ia melanjutkan, "Saat ini rencana penampilan saya di AMA, dokumenter yang digarap Netflix dan kegiatan lain yang direkam sampai November 2020 menjadi tanda tanya."

Lebih lanjut, Swift menjelaskan Scott menyampaikan pesan lewat timnya bahwa ia diizinkan menggunakan lagu lama dengan dua syarat. Syarat pertama adalah tidak merekam ulang lagu lama dan kedua adalah Swift dan timnya berhenti membicarakan Scott dan Scooter.

"Pesan yang dikirimkan pada saya sangat jelas. Pada dasarnya, 'jadilah gadis kecil yang baik dan tetap diam. Atau kamu akan dihukum'," katanya, mengutip CNN.

Kemungkinan besar syarat tersebut tidak akan dipenuhi oleh Swift. Pasalnya merekam ulang lagunya merupakan tindakan legal dan sudah ia rencanakan sejak Agustus lalu.

"Saya hanya ingin bisa menampilkan MUSIK SAYA SENDIRI. Itu saja. Saya sudah mencoba mengerjakan ini diam-diam lewat tim saya tapi tak bisa menyelesaikan apapun," keluh Swift. (adp/rea)