YouTube Music Klaim Sebagian Besar Pendapatan untuk Musisi

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 20/11/2019 21:10 WIB
YouTube Music Klaim Sebagian Besar Pendapatan untuk Musisi Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/pressureUA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Vice President of Product Managemet YouTube, Adam Smith, mengklaim musisi akan mendapat bagian yang lebih besar dari pemasukan yang diterima YouTube lewat layanan musik streaming YouTube Music.

Ia menjelaskan bahwa YouTube musik memiliki dua sumber pendapatan. Sumber pendapatan pertama adalah iklan dan yang kedua adalah pelanggan berbayar.

"Pembuat konten dan artis mendapat bagian yang lebih besar, sebagian besar pendapatan kembali ke musisi dan label rekaman. Jadi bisa membangun ekosistem yang sehat," kata Adam saat jumpa media di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/11).


Meski begitu, Adam tidak menjelaskan secara rinci berapa persen yang musisi dapat dengan memiliki karya di YouTube Music. Ia hanya memastikan musisi mendapat bagian yang lebih besar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan musisi yang tidak memiliki label rekaman bisa bisa menampilkan karya di Youtube Music. Mereka bisa mengurus berbagai hal teknis seperti hak cipta lewat salah satu pihak ketiga bernama multi-channel network (MCN) yang bekerja sama dengan YouTube.

"Ini platform yang terbuka, siapa saja bisa mengunggah. Jadi tidak ada gate keeper, siapa saja bisa mengunggah," kata Adam.
Adam Smith Vice President of Product Managemet YouTube ditemui di Jakarta, Rabu (20/11). (CNN Indonesia/M Andika Putra)
Melansir Antara, YouTube Music juga bekerja sama dengan Asosiasi Penerbit Musik Indonesia (Apmindo) terkait hak cipta. Kerja sama mereka lakukan agar memiliki lisensi yang tepat sehingga bisa membayar sesuai dengan hak cipta.

Sebelumnya, sejak dua pekan lalu YouTube merilis YouTube Music di Indonesia. Dalam YouTube Music juga ada konten musik selain lagu, seperti video musik atau video penampilan musisi di suatu acara musik.

Adam menjelaskan sebanyak 79 juta orang mengunjungi YouTube setiap bulan. Sementara dalam skala global sebanyak dua miliar orang mengunjungi YouTube setiap bulan.

[Gambas:Video CNN] (adp/rea)