Yang Hyun-suk Bebas dari Dakwaan Terkait Prostitusi

CNN Indonesia | Senin, 25/11/2019 19:19 WIB
Yang Hyun-suk Bebas dari Dakwaan Terkait Prostitusi Kejaksaan Korsel menangguhkan dakwaan atas Yang Hyun-suk karena tak menemukan bukti dugaan mantan CEO YG Entertainment itu jadi perantara penyedia prostitusi. (Starnews/Starnews/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kejaksaan Seoul, Korea Selatan, menangguhkan dakwaan atas Yang Hyun-suk karena tak menemukan bukti yang menguatkan dugaan bahwa mantan CEO YG Entertainment itu menjadi perantara penyedia prostitusi.

Berdasarkan sumber hukum yang dilansir Yonhap via Naver, Divisi Kejahatan terhadap Perempuan dan Anak-Anak Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul menangguhkan dakwaan Yang Hyun-suk sejak 30 September terkait dugaan mediasi pelacuran.

Jaksa penuntut juga menangguhkan dakwaan terhadap orang lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, Nyonya Jung, serta investor kaya dengan inisial 'A'. Mereka diduga memobilisasi perempuan dari tempat hiburan dewasa.

Keputusan ini diambil setelah Divisi Detektif Khusus Badan Kepolisian Metropolitan Seoul membeberkan bahwa mereka akan merekomendasikan agar tak menjatuhkan dakwaan atas Yang Hyun-suk atas dugaan memediasi prostitusi.


Setelah penyelidikan dan penyitaan sejumlah rekening YG Entertainment, sumber di kepolisian menyatakan bahwa mereka memang menemukan sejumlah transfer uang. Namun, temuan itu tak cukup untuk menjadi bukti dugaan mediasi prostitusi.

Lebih jauh, mereka juga mengantongi bukti pertemuan Yang Hyun-suk dengan investor dari Asia Tenggara. Namun, tak ada bukti bahwa pertemuan itu berkaitan langsung dengan prostitusi.

Perkara ini bermula sejak 2014, ketika Yang Hyun-suk diduga menjadi perantara prostitusi pada Juli dan September untuk pengusaha 'A' di sebuah restoran mewah kawasan Seoul.

YG diduga mengatur layanan prostitusi ketika 'A' sedang keluar negeri bersama 10 perempuan dari layanan hiburan dewasa.

[Gambas:Video CNN]

Sebelum masuk penuntutan, polisi juga menyelidiki dugaan ini melalui transaksi keuangan, catatan telepon, dan kesaksian dari perempuan yang menghadiri acara tersebut. Mereka menyimpulkan tak ada bukti kuat atas tuduhan itu.

Polisi juga merasa sulit mengonfirmasi Yang Hyun-suk aktif memediasi prositusi atau membayar para perempuan yang hadir dalam acara bersama investor tersebut.

Hingga pada 20 September 2019, polisi menaikkan perkara ke penuntutan. Namun kemudian, pengadilan menganggap temuan polisi masuk akal berdasarkan penyelidikan lebih lanjut. (chri/has)