Musikologi 2019 Berakhir Ricuh, Musisi Buka Suara

CNN Indonesia | Minggu, 01/12/2019 18:47 WIB
Musikologi 2019 Berakhir Ricuh, Musisi Buka Suara Ilustrasi. Sejumlah musisi buka suara terkait kekisruhan konser Musikologi 2019 pada Sabtu (30/11) malam yang viral di media sosial. (Yvette de Wit/Unsplash)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah musisi buka suara terkait kekisruhan konser Musikologi 2019 yang viral di media sosial. Musisi ini mengaku bahwa pengaturan jadwal yang kacau menjadi sebab konser tersebut berhenti di tengah acara.

Sebelumnya acara konser Musikologi 2019 yang berlangsung Sabtu (30/11) malam di Senayan menjadi pembicaraan di media sosial, bersamaan sejumlah foto yang menunjukkan kondisi panggung yang berantakan dan pagar pembatas yang telah roboh.

Sebuah utas dari akun @adminakunhoax mengisahkan bahwa panggung menjadi sasaran amukan penonton yang kesal karena jadwal konser berantakan hingga sejumlah musisi yang batal tampil.




"Sebenernya kekecewaan para penonton itu bukan dikarenakan 1 hal yang itu itu aja, kalo mau di sebutin nih ya. Yang pertama dari jadwal yang ga sesuai seperti apa yang mereka jadwalkan. Karna diriku ini berada di stage merah, mungkin bisa gua ambil contohnya pas Jason Ranti," kata @adminakunhoax.

"Di acara itu tidak ada pengamanan dari pihak kepolisian dan panitianya pun tidak memberi informasi sedikitpun tentang apa yg terjadi, mungkin kalo diberi informasi kpd penonton dengan pengawalan kepolisian, hasil akhirnya tidak akan seperti itu," balas akun @Anggikyogaprayd.



Musisi pertama yang mengungkapkan kronologi kejadian batal tampil dari konser tersebut adalah Feel Koplo melalui pernyataan di media sosial mereka.

"Kalau sesuai jadwal, kami harusnya main pukul 22.45 WIB. Tapi ternyata ada masalah teknis di atas panggung yang di luar kendali kami, jadinya acara ngaret sampai 2 jam. Kami sendiri sudah stand-by dari pukul 21.00 WIB," tulis pernyataan Feel Koplo.

"Sayangnya, acara keburu diberhentikan oleh pihak berwajib, dan panitia tidak memberikan solusi atas penampilan kami, melainkan pemberitahuan singkat "Feel Koplo gak jadi main, ya"," lanjut mereka.

"Faktanya panggung sudah dimatikan dan kami sama sekali tidak bisa naik panggung untuk sekadar meminta maaf secara langsung pada kalian," kata mereka.


[Gambas:Instagram]

Musisi lain yang juga buka suara soal kisruh konser Musikologi 2019 adalah Fourtwnty. Senada dengan Feel Koplo, Fourtwnty juga mengungkapkan jadwal yang kacau dari acara tersebut.

"Semua tim sudah berkumpul di backstage dari jam 20.00, mendapatkan info ada perubahan jadwal perform dari jam 21.40 menjadi 22.00," kata mereka.

"Sampai ada beberapa kali diskusi bersama kalau acaranya mundur lagi waktu perform menjadi jam 22.30 dan kemudian mundur lagi ke jam 23.00," lanjutnya.

"Kami sangat ingin perform walaupun hanya 5 lagu, bahkan cuma 3 lagu pun kami tetap ingin bisa menghibur teman-teman yang sudah datang dan hujan-hujanan di acara Musikologi," kata mereka.

"Karena sampai jam 23.15 kami belum bisa naik panggung dan setelah berdiskusi dengan panitia Musikologi. Kami tidak bisa perform, karena kendala waktu yg sangat minim karena acara mundur tergolong lama." kata pernyataan tersebut.

[Gambas:Instagram]

Sejumlah penggemar pun ikut berkomentar. Mereka yang sudah datang ke acara tersebut mengaku kesal dan kecewa dengan pembatalan konser itu.

"Kecewa parah gua udah bayar mahal, ujan ujanan acaranya gak worth it , di stage merah kita sama sekali gaada panitia atau penyelenggara yg minta maaf atau bikin info, dan skarang admin musikologi malah tutup akun, payah" kata akun @xshrfax.

"Kecewa parah gueee. udh dr rmh ujan2an sampe sno ujan2an jg duduk kaya gembel sepatu udh kaya dr kebon Dan nunggu Lo berjam2 trnyata gajd tampil. harusnya tuh Lo dulu yg diutamain tampil @fourtwntymusic ga bkl lg gua nnton musikologi," kata akun @_nadiaa.il.



CNNIndonesia.com sudah berusaha menghubungi pihak Musikologi 2019 untuk meminta tanggapan, namun belum mendapatkan respons. Pihak kepolisian juga mengatakan masih berusaha mengecek kasus tersebut saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (1/12). 

(fey/end)