Bukti Dugaan Manipulasi Tangga Lagu Korea Diungkap

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 07/12/2019 05:00 WIB
Sumber anonim mengungkapkan serangkaian bukti yang menunjukkan dugaan manipulasi tangga lagu Korea benar-benar terjadi. Ilustrasi. Sumber anonim mengungkapkan serangkaian bukti yang menunjukkan dugaan manipulasi tangga lagu Korea benar-benar terjadi.(Istockphoto/ Xijian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang sumber mengungkapkan bukti tentang manipulasi tangga lagu Korea. Bukti ini datang setelah kontroversi dugaan manipulasi tangga lagu Korea disuarakan anggota Block B, Park Yung.

Park Yung menduga ada manipulasi di tangga lagu Korea dan melibatkan sejumlah musisi atau pesohor lainnya.

Laporan lain sebelumnya menyebut bahwa ada ribuan akun digunakan untuk memutar lagu secara streaming pada malam hari, di saat jumlah pengguna musik riil minim aktivitas.


Aksi ribuan 'buzzer' ini dilakukan demi mendorong kenaikan peringkat musik atau musisi tertentu di tangga musik dengan mudah. Bahkan, disebutkan sejumlah agensi sengaja membayar 'agen' akun tersebut dengan angka fantastis atau berbagi keuntungan.

Kini, sumber anonim membagi bukti kepada media lokal Sports World berupa foto komputer dengan lagu yang sedang diputar secara streaming melalui puluhan akun secara bersamaan.

"Ini tampaknya salah satu penyanyi yang baru-baru ini disebutkan Park Kyung," kata sumber itu.

Sumber itu turut mengungkap bahwa dia membongkar kasus manipulasi tangga lagu karena menilai kecurangan ini telah menjadi masalah di tengah masyarakat. Dia pun berharap bukti miliknya dapat menguatkan proses investigasi.

"Dokumen ini aslinya berbentuk video dan wajah orang mengoperasikan komputer terlihat. Saya berencana membuat permintaan ke agensi yang berspesialisasi dalam pengenalan wajah dan juga berencana mengirimkannya ke agensi investigasi; Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata; dan organisasi lain yang terlibat dengan industri musik," kata sumber tersebut.

Pada 2015, media lokal Korea JTBC sebenarnya telah melaporkan dugaan manipulasi itu dengan bukti foto yang tampak merupakan pabrik untuk keperluan streaming. Namun, meskipun ada banyak kecurigaan yang muncul, tidak ada investigasi mendalam yang dilakukan pihak berwajib.

Baru-baru ini, banyak pihak lain termasuk Sung Si Kyung, pendiri Cube Entertainment, Crush, dan Mommy Son akhir bersuara mengenai masalah ini. (agn/end)