Anggota Wanna One Juga Hasil Manipulasi Suara 'Produce'

CNN Indonesia | Jumat, 06/12/2019 16:08 WIB
Anggota Wanna One Juga Hasil Manipulasi Suara 'Produce' Dari dakwaan terungkap bahwa salah satu anggota Wanna One juga hasil manipulasi serial 'Produce'. (Screenshoot via Instagram/@wannaone.official)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasus manipulasi suara serial Produce ternyata tak hanya ketika menelurkan grup X1 dan IZ*ONE semata. Baru-baru ini diketahui salah satu anggota grup Wanna One yang merupakan hasil Produce 101 juga hasil manipulasi.

Salah satu anggota Wanna One dilaporkan berhasil masuk deretan final acara Produce 101 dari hasil manipulasi suara. Selain itu, diketahui pula bahwa peringkat seluruh anggota X1 dan IZ*ONE adalah hasil rekayasa.

Informasi ini diketahui dari surat dakwaan tim produksi Produce X 101 dan para eksekutif agensi hiburan. Surat itu diberikan kepada anggota Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul.


Berdasarkan dakwaan tertulis itu, sejumlah nama termasuk produser kepala Kim Yong-bum dan direktur produksi Ahn Joon-young diduga telah memutuskan susunan anggota IZ*ONE dan X1, tanpa memedulikan suara dari penonton.

Ahn Joon-young juga diduga telah memanipulasi perolehan suara dari salah satu anggota Wanna One sehingga ia bisa memulai debut.

Dakwaan tertulis itu mencantumkan bahwa pada 17 Juli kemarin, dua hari sebelum final Produce X 101, tiga orang termasuk Kim Yong-bum dan Ahn Joo-young bertemu di ruang rapat CJ ENM untuk memutuskan 11 trainee yang diinginkan untuk debut dan menentukan peringkat mereka.

Dilaporkan Hankook Ilbo , pertemuan itu dilakukan oleh mereka dengan alasan sudah melihat hasil separuh hasil dari voting pra-final, lalu ada sejumlah trainee yang telah debut sebelumnya di grup idol lain dalam top 11 dan ingin dikeluarkan.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa investigasi menunjukkan bahwa japat yang dilakukan pada Mei telah dimanipulasi sehingga satu orang trainee yang mestinya lolos di babak pertama jadi tereliminasi. Sebagai gantinya, seorang trainee lainnya terpilih.

Pada babak ketiga yang menentukan top 20, disebutkan bahwa para pejabat Produce melakukan metode yang sama terhadap dua kontestan.

Para anggota IZ*ONE juga dilaporkan telah dipiliha sebelumnya bahkan sebelum penonton memilih. Kim Yong-bum dan Ahn Joon-young memutuskan 12 anggota grup itu dan peringkat mereka sebelum japat berakhir pada Agustus 2018.
Produce 101 menghasilkan grup Wanna One pada 2018 lalu.Produce 101 menghasilkan grup Wanna One pada 2018 lalu. (Screenshoot via Instagram @produce101_official)

Seperti pada Produce X 101, mereka melihat hasil paruh japat daring mengikutsertakan trainee yang tak mereka kehendaki masuk top 12. Sehingga, mereka memutuskan membuat susunan sendiri dan menyingkirkan trainee yang tak diinginkan.

Salah satu anggota Wanna One juga disebut merupakan hasil pilihan para pejabat Produce ini dan bukan dari hasil japat. Disebutkan bahwa Ahn Joon-young menukar peringkat dua trainee pada sesi final Produce 101 Season 2 pada Juni 2017.

Seorang trainee yang sebelumnya berada di top 11 tidak masuk daftar debut dan justru seorang trainee yang di luar kelompok itu menjadi anggota Wanna One.

Bukan hanya saat itu manipulasi terjadi di Produce 101 Season 2. Ahn Joon-young dilaporkan pernah menukar peringkat dua trainee pada Mei 2017 yaitu saat babak pertama Produce 101 Season 2 yang menentukan top 60.

Mereka juga melakukan hal yang sama pada Februari 2016 dalam babak pertama Produce 101, yaitu dengan mengeliminasi dua trainee yang mestinya berlanjut dan menaikkan peringkat dua kontestan lainnya.

Hankook Ilbo melaporkan, perjanjian antara tim produksi dan pejabat agensi hiburan masih dalam penyelidikan.

Sejak Januari 2018 hingga Juli 2019, Ahn Joon-young menerima hadiah layanan minuman sebanyak 47 kali yang setara dengan 46,83 juta won atau Rp553 juta. Uang itu dari lima pejabat empat agensi hiburan.

Suap tersebut dilakukan sebagai 'balas jasa' atas pengaturan penampilan dalam Produce 48 dan Produce X 101 serta mengubah hasil voting. (kir/end)