Iwan Fals Berduka Soal Korban Kecelakaan Bus Sriwijaya

CNN Indonesia | Rabu, 25/12/2019 20:54 WIB
Iwan Fals Berduka Soal Korban Kecelakaan Bus Sriwijaya Iwan Fals meminta penyebab kecelakaan Bus Sriwijaya diusut tuntas. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Musisi Iwan Fals menyampaikan duka mendalamnya atas kecelakaan Bus Sriwijaya. Ungkapan duka cita ia sampaikan melalui akun twitternya.

Ia berharap penyebab kasus kecelakaan tersebut diusut tuntas.

Ia juga meminta pemerintah menuntaskan kasus tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.


"Ikut berduka atas kejadian yg menimpa bus PO Sriwijaya, yg masuk jurang di Pagar Alam yg mengakibatkan 32 penumpangnya meninggal, Innalilahi wa innailaihi rojiun, semoga mendapat tempat disisiNya & segera bisa diketemukan sebab musababnya dan dituntaskan sesuai hukum yg berlaku," katanya seperti dikutip dari kicauan tersebut, Rabu (25/12).


Kecelakaan maut menimpa Bus Sriwijaya Ekspress jurusan Bengkulu- Palembang pada Senin (24/12) malam. Bus tersebut masuk ke dalam jurang Sungai Lematang di Tikungan Lematang Indah, Desa Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palembang Benteng Telau dalam perkembangan terbarunya mengatakan kecelakaan tersebut telah menewaskan 35 orang dan melukai 13 orang lainnya.

Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Selatan menyebut bus yang mengalami kecelakaan tersebut tak layak beroperasi.

"Sisi ramp check-nya tidak sesuai dengan aturan sehingga seharusnya tak beroperasi. Selain ramp check, kami masih menelusuri permasalahan lainnya yang ada di bus. Intinya Bus Sriwijaya tidak laik beroperasi," kata Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Nelson Firdaus.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Ditjen Perhubungan Darat untuk menginvestigasi penyebab kecelakaan bus tersebut.

Investigasi diperlukan untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

"KNKT gunanya apa, KNKT kita akan mencari penyebab kecelakaan apa. tentu upaya mencari penyebab ini dalam rangka kita menjaga keselamatan," ungkap di Jakarta Rabu (25/12).

(agt/agt)