Ratu Elizabeth II Bersiap Gelar Pertemuan Soal Harry-Meghan

AP, CNN Indonesia | Senin, 13/01/2020 02:16 WIB
Ratu Elizabeth II Bersiap Gelar Pertemuan Soal Harry-Meghan Ratu Elizabeth II (Steve Parsons / POOL / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ratu Elizabeth II bertolak untuk mengadakan pertemuan keluarga darurat, Minggu (12/1). Pertemuan dilakukan untuk menentukan masa depan Harry dan istrinya Meghan Markle setelah mereka membuat pernyataan publik untuk mundur dari keluarga kerajaan Inggris. Pertemuan akan dilakukan di sebuah gereja di tanah milik ratu di Sandringham, di timur Inggris.

Para pejabat kerajaan mengatakan ratu memanggil cucunya Harry, William, dan ayah mereka Pangeran Charles ke Sandringham, 160 kilometer di utara London. Pertemuan keluarga ini akan dilaksanakan Senin (13/1).

William diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Sandringham dari London. Harry bertolak ke tempat itu dari rumahnya di Windsor, di barat ibu kota Inggris. Sementara Charles akan terbang dari Teluk Oman, Minggu (12/1). Sebab, ia sebelumnya menghadiri upacara bela sungkawa atas kematian Sultan Qaboos bin Said di Oman.

Sementara Meghan saat ini tengah berada di Kanada bersama putra bayi pasangan itu, Archie. Ia kemungkinan akan bergabung dalam pertemuan itu melalui sambungan telepon.


Pertemuan ini menunjukkan keinginan ratu untuk menahan dampak dari keputusan Harry dan Meghan yang menyatakan mundur sebagai bangsawan senior. Alasannya, mereka ingin bekerja agar bisa mandiri secara finansial. Mereka juga ingin bisa membagi waktu antara Inggris dan Amerika Utara.

Istana Buckingham mengatakan bisa terjadi serangkaian kemungkinan dalam pembahasan itu. Tetapi ratu bertekad untuk menyelesaikan masalah ini dalam hitungan hari bukan berminggu-minggu.
[Gambas:Video CNN]
Menurut pihak istana, tujuan pertemuan itu adalah untuk menyepakati langkah selanjutnya.Pertemuan ini nantinya akan diikuti oleh pembicaraan dantara para bangsawan dan pejabat Inggris dan Kanada. Pihak Istana Buckingham menekankan bawa keputusan apapun akan membutuhkan waktu untuk diimplementasikan.

"Ratu menyebut ia ingin hal ini diselesaikan sangat cepat karena, menurut saya, ia tak ingin Harry pergi dengan gusar dan tak kembali," jelas penulis biografi keluarga kerajaan Angela Levin kepada Sky News. "Mereka ingin menjaga hubungan keluarga. Akan menjadi sebuah tragedi jika hal ini diselesaikan dengan perasaan yang buruk."

Pada pertengahan pekan lalu, kerajaan Inggris dikejutkan oleh keputusan Duke dan Duchess of Sussex yang mengaku ingin mencari 'peran baru yang progresif' dan berjanji akan membagi peran serta waktu antara Inggris dan Amerika. Di malam yang sama, pihak Kerajaan menyatakan ada 'masalah rumit yang membutuhkan waktu untuk diselesaikan'.

Pada Kamis (9/1), Ratu Elizabeth II dilaporkan memerintahkan para staf segera mendapatkan solusi atas tuntutan Harry dan Meghan untuk mendapatkan lebih banyak kebebasan.

Setelah keluar dari anggota senior Kerajaan Inggris, menurut aturan Kerajaan Inggris kebutuhan dan kelangsungan hidup Harry, Meghan, dan anak mereka, Archie, tidak akan lagi ditanggung oleh Sovereign Grant (tunjangan kerajaan). Pangeran Charles juga bisa menghentikan aliran dana kepada pasangan itu. (eks)