Produser No Time to Die Buka Suara soal Pemecatan Danny Boyle

tim, CNN Indonesia | Rabu, 22/01/2020 11:58 WIB
Produser No Time to Die Buka Suara soal Pemecatan Danny Boyle Produser mengungkap alasan di balik pemecatan Danny Boyle dari kursi sutradara James Bond: No Time to Die. (dok. Universal Pictures/MGM)
Jakarta, CNN Indonesia -- Film James Bond terbaru, No Time To Die, melewati beberapa masalah sebelum akhirnya rampung. Salah satunya ketika sutradara Danny Boyle dipecat dari proyek itu pada Agustus 2018 lalu.

Melansir Variety, produser No Time To Die Barbara Broccoli mengatakan pemecatan Boyle dipilih karena perbedaan pandangan. Mau tak mau ia harus mengakhiri kerja sama di tengah jalan.

"Sulit bagi kedua pihak karena kami saling menghormati dan mengagumi, tapi lebih baik (mengetahui perbedaan) sebelum kalian memulai suatu proyek," kata Broccoli.



Ia melanjutkan, "Kami bekerja sama beberapa bulan, tetapi asa saat ketika kami berdiskusi film seperti apa yang ingin dibuat, dan kami menyimpulkan bahwa kami tidak sejalan."

Broccoli menjelaskan bahwa film yang melibatkan banyak orang saja tetap sulit dibuat, walau semua sependapat. Artinya, membuat film dengan pihak yang berbeda pendapat adalah tidak mungkin.

"Kami mengetahui itu, dan dengan hormat kami menyadari bahwa itu tidak akan berhasil," kata Broccoli.
Sutradara Danny Boyle disebut memiliki pandangan yang berbeda dari produser James Bond: No Time to Die. (Foto: Dimitrios Kambouris/Getty Images/AFP)
Meski begitu, belum ada penjelasan rinci pada bagian mana produser berbeda pendapat dengan Boyle. Pada Agustus 2018 NME sempat melaporkan bahwa produser tidak suka dengan skenario film yang dibikin Boyle dan John Hodge.

Mereka berdua disebut membuat cerita No Time To Die terlalu fokus pada tensi politik dengan Rusia dan mengacu pada Perang Dingin di era modern. Sementara produser tidak menyukai itu.

Pada September 2018, produser resmi merekrut Cary Joji Fukunaga untuk menggantikan Boyle. Mereka menilai Fukunaga pilihan tepat karena keluwesan dan inovasi yang dimilikinya.

No Time To Die merupakan film James Bond ke-25 sekaligus yang terakhir bagi Daniel Craig karena usianya sudah tak lagi sesuai dengan konsep si mata-mata yang 'abadi' di usia 33 tahun.

James Bond: No Time to Die menjadi salah satu film yang paling diantisipasi pada 2020. No Time to Die dijadwalkan akan tayang di bioskop pada 8 April 2020.

[Gambas:Video CNN]


(adp/rea)