Novel Eka Kurniawan Bakal Jadi Film, Tayang 2021

CNN Indonesia | Selasa, 18/02/2020 20:07 WIB
Novel Eka Kurniawan Bakal Jadi Film, Tayang 2021 Salah satu novel karya Eka Kurniawan, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, bakal diangkat menjadi film dan dijadwalkan tayang pada 2021. (CNN Indonesia/Agniya Khoiri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan akan diangkat ke layar lebar. Novel rilisan 2014 itu akan digarap oleh Sutradara Edwin yang sebelumnya dikenal melalui film Babi Buta yang Ingin Terbang (2008), Posesif (2017), serta Aruna dan Lidahnya (2018).

Film tersebut masih dalam tahap pengembangan. Produser Palari Film Muhammad Zaidy mengatakan Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar sebenarnya sudah dibahas bertahun-tahun lalu saat Edwin bertemu dengan Eka dan membahas novel.

"Kami baca bukunya. Saya pribadi buku pertama yang dibaca Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas. Itu menjadi salah satu novel terfavorit saya dari Indonesia. Saya bacanya 12 jam selesai," cerita Muhammad Zaidy (Eddy) di kawasan Kemang, Selasa (18/2).


Setelah itu, kata Eddy, mereka berunding terlebih dulu sebelum akhirnya sepakat Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas merupakan yang paling cocok untuk diangkat ke layar lebar.

Salah satu alasannya karena novel tersebut amat grafik sehingga mampu membuat pembaca seakan bisa langsung melihat kejadian ketika membaca.

Dede, salah satu produser, juga mengatakan Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas juga memiliki banyak kejutan.

Kejutan dalam ragam bentuk dan kompleks yang dituliskan Eka Kurniawan membuatnya amat tertarik sehingga langsung memulai proses manual menghubungi sang penulis mengenai rencana pembuatan film.

Sementara itu, Eka Kurniawan mengaku menerima kerja sama tersebut sebab Edwin telah memberitahukan terlebih dahulu. Menurutnya, salah satu hal terpenting sebelum memutuskan adaptasi novelnya menjadi film adalah mengetahui sutradara.

"Yang paling penting setiap agen kasih tahu, saya tanya siapa sutradaranya. Karena Edwin sudah bilang dulu ke saya, ya oke aja," kata Eka Kurniawan.

Eka Kurniawan mengatakan banyak berdiskusi dengan Edwin sebab film tersebut ditulis oleh mereka berdua. Mereka banyak berdiskusi untuk menemukan faktor-faktor dari novel yang akan diangkat ke dalam film.

"Kami membayangkan semacam roh dari novel yang ingin ditransfer ke medium lain. Kalau bisa ingin rohnya sama tapi mungkin ekspresinya beda," tuturnya.

Sutradara Edwin bersama penulis Eka Kurniawan dan Ladya Cheryl jelang penggarapan film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas.Sutradara Edwin bersama penulis Eka Kurniawan dan Ladya Cheryl jelang penggarapan film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)

Senada, Edwin selaku sutradara mengaku merasa beruntung berkesempatan mengangkat novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas sebab Eka Kurniawan menuliskan cerita tersebut amat detail.

"Di novel sendiri amat visual dan mengundang pembaca memvisualisasikan dengan mudah. Itu jadi keuntungan saya sendiri," kata Edwin.

Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas akan dibintangi Ladya Cheryl yang sebelumnya bermain dalam Ada Apa Dengan Cinta, Biarkan bintang Menari, Banyu biru, Fiksi, serta Babi Buta yang Ingin Terbang. Ia akan berperan sebagai Iteung, salah satu pemeran utama film tersebut.

Tak hanya itu, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas menjadi film kelima hasil kerja sama Ladya bersama Edwin. Keduanya sempat bekerja sama dalam dua film panjang yakni Babi Buta yang Ingin Terbang (2008) dan Postcards from the Zoo (2012).

Mereka juga pernah berkolaborasi dalam tiga film pendek yakni Kara, Anak Sebatang Pohon (2005), trip to the Wound (2008), dan Hulahoop Soundings (2009).

Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas direncanakan syuting akhir 2020 dan tayang pada 2021. (chri/end)