Sutradara Klaim No Time To Die Jadi Puncak Kisah James Bond

tim, CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 20:59 WIB
Sutradara Klaim No Time To Die Jadi Puncak Kisah James Bond Sutradara Cary Joji Fukunaga mengungkapkan bahwa No Time to Die akan menjadi puncak penjelasan karier mata-mata James Bond. (Foto: dok. Universal Pictures/MGM)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sutradara Cary Joji Fukunaga mengatakan film No Time to Die akan menjadi puncak dari seluruh film James Bond. No Time To Die merupakan waralaba James Bond ke-25 yang telah dinanti-nanti dan akan menjadi kali terakhir Daniel Craig memerankan karakter mata-mata ikonik tersebut.

"No Time To Die merupakan puncak dari segala yang menjadikan Bond seperti itu. Itu menunjukkan semua yang Bond lihat, trauma dan kehilangan," kata Fukunaga.

No Time To Die mengambil latar waktu lima tahun setelah Spectre. Film itu bakal menunjukkan agen 007 yang sudah pensiun dan menikmati hidup baru di Jamaika. Fukunaga mengatakan penting baginya selaku penulis dan sutradara untuk menunjukkan bagian tertentu dari James Bond setelah pensiun.


Film tersebut juga akan menggambarkan kesulitan Bond ketika menjadi mata-mata di tengah dunia yang telah berubah. Regulasi tak lagi berlaku seperti dulu. Aturan mata-mata juga menjadi lebih gelap.

Menurut Fukunaga, semua orang yang dekat dengan Bond, baik rekan hingga yang dianggap bak saudara berada dalam bahaya besar. No Time To Die akan menghadirkan sosok baru yang lebih berbahaya daripada semua orang yang pernah dilawan oleh Bond.

"Siapapun itu akan lebih pintar dan kuat daripada Spectre," tutur Fukunaga seperti dilansir NME.

Sutradara yang sebelumnya menjadi penulis naskah film It itu mengatakan timnya menargetkan No Time To Die untuk jadi luar biasa, termasuk mengenai misi paling menantang dan sulit bagi James Bond, yang merupakan kesempatan final bagi Daniel Craig.

"Semua yang tak pernah disampaikan selama ini akhirnya akan terucap. Ini akan menjadi bagian terakhir Daniel Craig," tuturnya.

Secara garis besar, No Time To Die mengisahkan kedamaian dan ketenangan yang dirasakan Bond usai pensiun yang hanya berumur pendek seiring kemunculan teman lama dari CIA, Felix Leiter. Leiter meminta bantuan untuk menyelamatkan ilmuwan. Bond tak pernah menyangka harus berhadapan dengan orang yang lebih berbahaya dari yang pernah dibayangkan.

[Gambas:Video CNN] (chri/rea)