FOTO: Melasti Sunyi Jelang Nyepi

Antara Foto, CNN Indonesia | Selasa, 24/03/2020 16:08 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Tahun ini, umat Hindu Bali di Indonesia merasakan suasana Melasti yang berbeda dibanding sebelumnya, lebih sunyi karena epidemi.

Tahun ini, umat Hindu Bali di Indonesia merasakan suasana Melasti yang berbeda dibanding sebelumnya, lebih sunyi karena epidemi corona. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq/foc.)
Upacara Melasti dilakukan umat Hindu Bali di Indonesia pada Minggu (22/3) lalu sebagai bentuk penyucian diri jelang Hari Raya Nyepi yang akan jatuh esok, Rabu (25/3). (ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc.)
Akan tetapi, wabah virus corona Covid-19 yang melanda Indonesia memaksa umat Hindu membatasi diri terlibat dalam upacara Melasti karena larangan berkerumun. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono/foc.)
Di Bali, Gubernur I Wayan Koster pada Jumat (20/3) telah mengeluarkan peraturan bahwa pelaksanaan upacara Melasti diikuti maksimal 25 orang. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/foc.)
Padahal, upacara Melasti adalah salah satu sesi dari rangkaian Hari Raya Nyepi yang ramai. Satu desa biasanya kompak untuk melakukan Melasti. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc.)
Upacara Melasti digelar oleh umat Hindu Bali dengan tujuan menghanyutkan kotoran alam menggunakan air kehidupan. Upacara ini dilaksanakan di pinggir pantai. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/foc.)
Pantai dipilih untuk menyucikan diri dari segala perbuatan buruk di masa lalu dan membuangnya ke laut yang merupakan salah satu sumber air kehidupan selain danau. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/foc.)
Melasti juga jadi kesempatan untuk penyucian benda-benda sakral milik pura. Biasanya peralatan sakral ini diarak dan diusung mengelilingi desa. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/foc.)
Bukan hanya Melasti yang terkena dampak dari pelarangan kerumunan akibat wabah corona. Pawai ogoh-ogoh yang biasa dilakukan usai Melasti juga ditiadakan. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.)
Padahal, pawai ogoh-ogoh selain sebagai simbol melawan roh jahat juga sebagai sarana hiburan bagi warga dan umat Hindu Bali sebelum menyepi melaksanakan catur brata memasuki tahun baru Saka. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.)