5 Rekomendasi di Hari Film Nasional, Dua Garis Biru

CNN Indonesia | Senin, 30/03/2020 13:35 WIB
5 Rekomendasi di Hari Film Nasional, Dua Garis Biru Sejumlah film Indonesia patut ditonton ulang di Hari Film Nasional 2020 via layanan streaming, di antaranya adalah Dua Garis Biru. (dok. Starvision Plus)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah film Indonesia dapat disaksikan untuk mengisi waktu Anda selama masa karantina atau isolasi diri sekaligus merayakan Hari Film Nasional yang jatuh setiap tanggal 30 Maret.

Berikut rekomendasi sejumlah film Indonesia yang bisa ditonton secara streaming di layanan legal pada Hari Film Nasional.

Laskar Pelangi


Film garapan sutradara Riri Riza merupakan karya adaptasi dari buku Laskar Pelangi yang ditulis oleh Andrea Hirata.

Salah satu film terlaris Indonesia ini mengikuti kisah 10 anak sekolah dan dua guru mereka yang menginspirasi ketika berjuang dengan kemiskinan dan mengembangkan harapan untuk masa depan di Desa Gantong di pulau pertanian dan penambangan timah Belitung di lepas pantai timur Sumatra.

Laskar Pelangi dapat disaksikan secara streaming di Netflix.

Pengabdi Setan

Film yang disutradarai Joko Anwar ini sukses meraih 4,2 juta lebih penonton dan memenangkan penghargaan Piala Citra dan Piala Maya, bahkan juga memenangkan Best Horror Film di Toronto Film Festival.

Pengabdi Setan adalah sebuah produksi ulang dari film yang berjudul sama pada 1980 dan disutradarai Sisworo Gautama Putro.

Kisahnya bercerita tentang keluarga yang berduka karena ditinggal wafat oleh sang Ibu (diperankan oleh Ayu Laksmi) setelah sakit selama 3 tahun. Kondisi ekonomi mereka juga makin memburuk, karena tabungan mereka habis untuk biaya pengobatan Ibu.

Sepeninggal Ibu, hal-hal aneh mulai terjadi di dalam rumah. Mereka merasa seperti Ibu telah kembali dari kematiannya.

Pengabdi Setan dapat ditonton di platform streaming VIU, Netflix, dan iflix.

[Gambas:Youtube]

Dua Garis Biru

Film debut garapan sutradara Gina S. Noer ini menceritakan kisah cinta sepasang anak muda, yakni Dara (diperankan Zara Adhisty) dan Bima (Angga Yunanda).

Kisah asmara yang dipenuhi dengan tawa, canda serta romansa anak sekolahan ini didukung keluarga serta teman-teman terdekat mereka.

Namun, kegembiraan itu kemudian hilang seketika dan digantikan oleh rasa takut serta bingung ketika Dara hamil. Semua dukungan yang mereka dapatkan dari keluarga dan teman turut menghilang.

Dara dan Bima pun dihadapkan dengan hal-hal yang tak pernah dibayangkan oleh anak berusia 17 tahun. Mereka harus menanggung segala risiko termasuk melepas impian mereka sementara.

Dua Garis Biru dapat disaksikan secara streaming di iflix.

[Gambas:Youtube]

27 Steps of May

Film yang menjadi salah satu nominasi Film Terbaik FFI 2019 ini mengisahkan seorang perempuan May (Raihaanun) yang mengalami pelecehan seksual secara fisik. Ia jadi mengisolasi diri dari dunia luar dan hanya beraktivitas di dalam rumah.

Ayah May yang diperankan Lukman Sardi merasa bersalah lantaran tak bisa menjaga dan melindungi sang putri. Ia tak bisa memaafkan diri sendiri, namun juga tak dapat berbuat banyak melihat May yang hanya mengurung diri.

Film ini dapat disaksikan secara streaming di GoPlay.

[Gambas:Youtube]

Sang Penari

Sang Penari merupakan Pemenang Festival Film Indonesia 2011 untuk kategori Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Wanita Terbaik, dan Pemeran Pendukung Wanita Terbaik.

Kisahnya mengikuti perjalanan dua remaja yang hidup dalam kemiskinan di desa mereka pada tahun 1960an.

Sang perempuan, Srintil (Prisia Nasution), adalah seorang penari yang dipercayai memiliki kemampuan gaib dalam tariannya, sementara sang lelaki, Rasus (Oka Antara), pergi meninggalkan kampungnya untuk bergabung dengan pasukan tentara.

Sang Penari ini dapat disaksikan secara streaming di Netflix.

[Gambas:Youtube]


(agn/end)