"Sebelum wabah virus corona, saya merencanakan perjalanan ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan penulis yang amat saya cintai, dan tak bisa saya sebutkan namanya, untuk membahas proyek sekuel ini. Sayangnya kami harus membatalkan itu," ungkap Guadagnino.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Call Me By Your Name mengikuti kisah remaja 17 tahun, Elio Perlman (diperankan Chalamet) yang menghabiskan musim panas pada 1983 di vila keluarganya di Italia, di mana ia bertemu dan jatuh cinta pada profesor arkeologi, Oliver (Hammer).
Italia, tempat Call Me By Your Name difilmkan, telah menjadi negara yang paling terpukul selama pandemi Covid-19, dengan jumlah kematian mencapai 13.915 dan kasus positif di seluruh negara itu mencapai 115 ribu.
Chalamet sendiri baru-baru ini terlihat menjangkau penggemar yang berbasis di Italia dan mengatakan dia telah 'patah hati' oleh dampak buruk karena pandemi global virus corona.
(agn/end)