Bioskop Korsel Sewakan Studio untuk Penayangan Pribadi
CNN Indonesia
Kamis, 23 Apr 2020 12:11 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah bioskop di Korea Selatan mulai menyewakan studionya untuk penayangan pribadi sejak pekan lalu, karena penurunan drastis jumlah penonton sejak wabah virus corona.
Jaringan bioskop besar di Korsel, Megabox, menjadi salah satu pihak yang melakukan alih fungsi tersebut. Warga bisa menyewa studio bioskop untuk penayangan film pribadi.
Dengan demikian, mereka bisa menyaksikan film dan tetap menjalankan imbauan pemerintah tentang social distancing.
"Kami mencoba menerapkan kebijakan pemerintah tentang social distancing dan membuat penikmat film tetap bisa nyaman menonton. Sehingga, ide tersebut muncul," kata Shim Kyung-mi, perwakilan Megabox.
Ia mengatakan warga bisa memilih dua opsi, yakni satu studio maksimal 15 orang dengan tarif 100 ribu won atau sekitar Rp1,26 juta, atau satu studio kelas eksekutif maksimal 10 orang sekitar 300 ribu won atau Rp3,8 juta.
Penyewa juga bisa memilih film yang hendak ditonton seperti biasa. Namun, mereka harus mendaftar dan mengajukan tiga hari sebelumnya melalui laman resmi bioskop.
Seperti dilansir Korea Herald, hal serupa juga dilakukan CGV Cinemas selaku jaringan bioskop terbesar di Korea Selatan sejak 16 April. Penikmat film bisa menyewa studio untuk dua orang dengan biaya sekitar 30 ribu won atau Rp380 ribu.
Alih fungsi ini hanya berlaku di tiga cabang. Program tersebut disambut baik masyarakat sehingga seluruh studio langsung penuh dengan pesanan dalam satu hari.
[Gambas:Video CNN]
"Kami menghubungi semua orang yang mendaftar untuk memberi tahu yang bahwa yang terlambat mendaftar tak bisa mengikuti program tersebut," kata petugas CGV.
Jumlah pengunjung bioskop Korea Selatan memang terus menurun sejak wabah Covid-19. Berdasarkan data Dewan Perfilman Korea, total pengunjung bioskop pada Maret lalu sekitar 1,83 juta orang.
Angka ini terpaut jauh ketimbang Maret 2019 yang mencapai 14,7 juta orang. Laporan pada tahun ini pun menjadi angka terendah sejak Dewan Perfilman Korea mulai mengumpulkan data penjualan pada 2004. (chri/has)
Jaringan bioskop besar di Korsel, Megabox, menjadi salah satu pihak yang melakukan alih fungsi tersebut. Warga bisa menyewa studio bioskop untuk penayangan film pribadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan warga bisa memilih dua opsi, yakni satu studio maksimal 15 orang dengan tarif 100 ribu won atau sekitar Rp1,26 juta, atau satu studio kelas eksekutif maksimal 10 orang sekitar 300 ribu won atau Rp3,8 juta.
Seperti dilansir Korea Herald, hal serupa juga dilakukan CGV Cinemas selaku jaringan bioskop terbesar di Korea Selatan sejak 16 April. Penikmat film bisa menyewa studio untuk dua orang dengan biaya sekitar 30 ribu won atau Rp380 ribu.
Alih fungsi ini hanya berlaku di tiga cabang. Program tersebut disambut baik masyarakat sehingga seluruh studio langsung penuh dengan pesanan dalam satu hari.
[Gambas:Video CNN]
"Kami menghubungi semua orang yang mendaftar untuk memberi tahu yang bahwa yang terlambat mendaftar tak bisa mengikuti program tersebut," kata petugas CGV.
Jumlah pengunjung bioskop Korea Selatan memang terus menurun sejak wabah Covid-19. Berdasarkan data Dewan Perfilman Korea, total pengunjung bioskop pada Maret lalu sekitar 1,83 juta orang.
Angka ini terpaut jauh ketimbang Maret 2019 yang mencapai 14,7 juta orang. Laporan pada tahun ini pun menjadi angka terendah sejak Dewan Perfilman Korea mulai mengumpulkan data penjualan pada 2004. (chri/has)