Joe Exotic 'Tiger King' Kalah Sidang soal Kebun Binatang

CNN Indonesia | Rabu, 03/06/2020 07:02 WIB
Joe Exotic di Tiger King: Murder, Mayhem and Madness. Tokoh sentral dalam serial Tiger King, Joe Exotic, kehilangan kepemilikan atas kebun binatang usai kalah dalam persidangan melawan aktivis hewan, Carole Baskin. (Dok. Netflix via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tokoh sentral dalam serial dokumenter Tiger King, Joe Exotic, kehilangan kepemilikan atas kebun binatangnya setelah kalah dalam persidangan melawan aktivis hewan musuh bebuyutannya, Carole Baskin.

Courthouse News melaporkan bahwa hakim di pengadilan Oklahoma City membacakan putusan tersebut pada awal pekan ini.

Berdasarkan putusan tersebut, Exotic harus menyerahkan properti kebun binatang miliknya kepada Baskin sebagai bagian dari pembayaran ganti rugi senilai US$1 juta atau setara Rp14,3 miliar.


Dalam sidang tersebut, hakim menyatakan Exotic bersalah dalam kasus pemindahalihan kuasa kebun binatang kepada ibunya, Shirley M Schreibvogel, pada 2011 agar terhindar dari jangkauan kreditur jika ia kalah dalam persidangan melawan Baskin.

Perseteruan antara Exotic dan Baskin sudah berlangsung bertahun-tahun. Intinya, yayasan yang didirikan Baskin, Big Cat Rescue, menuntut penyandang nama lahir Exotic Maldonado tersebut.

Menurut Big Cat Rescue, logo dan citra kebun binatang Exotic mirip dengan penangkaran milik yayasan yang mengklaim melindungi hewan liar tersebut.

Pada 2013, Exotic akhirnya diperintahkan untuk membayar US$1 juta untuk ganti rugi. Tak kunjung dibayar, Big Cat Rescue akhirnya menuntut ibu Exotic pada 2016 atas pemindahalihan properti.

"Schreibvogel akhirnya mengakui di bawah sumpah bahwa kebun binatang itu diberikan kepadanya oleh Exotic Maldonado agar terhindar dari jangkauan kreditur, termasuk BCR, jika BCR menang dalam tuntutan di Florida," demikian kutipan tuntutan yang dilansir The Hollywood Reporter.

Sebagai bagian dari kesepakatan ganti rugi, Big Cat Rescue juga memegang kendali atas sejumlah mobil dan kabin di dalam kebun binatang.

Big Cat Rescue memegang penuh kendali kebun binatang itu setelah operator meninggalkan fasilitas itu dalam kurun 120 hari setelah putusan dibacakan.

[Gambas:Youtube]

Exotic sendiri saat ini sedang menjalani hukuman penjara 22 tahun setelah kalah dalam pengadilan melawan Baskin dalam kasus berbeda pada 2019 lalu.

Dalam sidang tahun lalu, Exotic dinyatakan bersalah atas tuduhan menyewa pembunuh bayaran untuk percobaan menghabisi nyawa Baskin.

Exotic juga dituding memalsukan catatan mengenai binatang di properti miliknya dan melanggar Undang-Undang Spesies Hampir Punah.

Perseteruan panjang antara Exotic dan Baskin ini menjadi cerita sentral dalam serial dokumenter Netflix bertajuk Tiger King yang berada di puncak popularitas di tengah masa karantina mandiri saat pandemi Covid-19. (has/has)