Bob, Kucing di Buku-Film A Street Cat Named Bob Mati

CNN Indonesia | Rabu, 17/06/2020 18:58 WIB
A Street Cat Named Bob Bob The Cat, kucing yang menyelamatkan nyawa mantan pecandu dan kisahnya diadaptasi ke film serta buku, mati di usia 14 tahun pada Senin (15/6) lalu. (dok. Studio Pictures via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bob The Cat, kucing inspiratif yang menyelamatkan nyawa mantan pecandu narkoba James Bowen dan kisahnya diadaptasi ke film serta buku, mati di usia 14 tahun pada Senin (15/6) lalu.

Bowen, yang saat itu merupakan pencandu yang baru sembuh, pertama kali bertemu Bob pada 2007 ketika diabaikan di jalan.

Mereka kemudian menjadi teman yang saling memberi makan dan menjual majalah The Big Issue di jalanan London, Inggris.


Pada 2012, Hodder & Stoughton menerbitkan buku pertama Bowen, A Street Cat Named Bob. Buku itu bersama sekuelnya, According to Bob, A Gift From Bob, dan The Little Book of Bob laris di pasar dunia sebanyak delapan juta kopi dalam lebih dari 40 bahasa.

Buku A Street Cat Named Bob pun diadaptasi menjadi film pada 2016 dan digarap oleh Roger Spottiswoode. Film itu mengumpulkan pendapatan lebih dari $16 juta.

Luke Treadaway membintangi film itu sebagai Bowen, dengan Bob bermain sebagai diri sendiri. Sekuel bertajuk A Gift from Bob, saat ini dalam tahap pasca-produksi dan disutradarai oleh Charles Martin Smith.

"Ketika James dan Bob terus menemukan penggemar di seluruh dunia, Bob menjalani kehidupan yang luar biasa dengan simpatisan yang baik di penandatanganan buku, berkeliling dunia, dan menjadi kucing tenar. Dia adalah kucing luar biasa yang akan sangat dirindukan," kata Hodder dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Variety.

"Bob menyelamatkan hidupku. Sesederhana itu. Dia memberi saya lebih dari sekadar persahabatan. Dengan dia di sisiku, aku menemukan arah dan tujuan yang telah hilang," lanjutnya.

"Keberhasilan yang kami raih bersama melalui buku-buku dan film-film kami sungguh menakjubkan. Dia bertemu ribuan orang, menyentuh jutaan nyawa. Tidak pernah ada kucing seperti dia. Dan tidak akan pernah lagi."

"Aku merasa cahaya dalam hidupku telah padam. Saya tidak akan pernah melupakannya,"

Kabar kematian Bob ini juga meninggalkan duka mendalam bagi pencintanya. Topik "RIP Bob" pun menjadi salah satu yang hangat diperbincangkan di Twitter secara global serta Indonesia.

(agn/end)