Aktor Outlander, Sam Heughan Diunggulkan Perankan James Bond

CNN Indonesia | Rabu, 08/07/2020 05:56 WIB
Scottish actor Sam Heughan arrives for the premiere of Sony's Dalam sebuah jajak pendapat tentang pemeran James Bond usai Daniel Craig, aktor serial Outlander, Sam Heughan jadi yang paling dijagokan. (AFP/CHRIS DELMAS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemeran serial Outlander, Sam Heughan, difavoritkan untuk memerankan James Bond setelah Daniel Craig pensiun. Hal itu diketahui berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan Radio Times pada 80 ribu responden.

Hasil jajak pendapat menunjukkan sebanyak 30 persen dari 80 ribu atau 24 ribu responden memfavoritkan Heughan untuk memerankan James Bond. Capaian itu mengalahkan sembilan kandidat lain pemeran James Bond.

Urutan kedua ditempati Tom Hardy dengan 14 persen. Diikuti Henry Cavill dengan 11 persen, Idris Elba 10 persen, Tom Hiddleston lima persen, Richard Madden empat persen, Michael Fassbender empat persen, Aidan Turner tiga persen, Cillian Murphy empat persen dan James Norton tiga persen.


Sepanjang karier akting, Heughan pernah berperan dalam film bertama spionase yang serupa film James Bond bertajuk The Spy Who Dumped Me (2018). Dalam film itu ia memerankan karakter Sebastian Henshaw.

Berdasarkan laporan Radio Times yang dikutip NME, Heughan juga pernah mengikuti audisi James Bond untuk film Casino Royale (2006). Namun kala itu peran James Bond jatuh ke tangan Daniel Craig.

Seperti diketahui, Craig akan pensiun memerankan James Bond setelah film No Time to Die. Dengan begitu rumah produksi Universal Pictures dan produser mencari aktor baru untuk memerankan James Bond pada film-film berikutnya.

Produser Barbara Broccoli dan Michael G. Wilson mengaku belum mulai mencari pengganti Craig. Broccoli seperti belum rela melepaskan Craig yang bakal pensiun sebagai agen spionase berkode 007 itu.

Dalam kesempatan yang sama, Wilson menjelaskan bahwa karakter James Bond berikutnya akan berbeda dengan penampilan Craig. Namun ia tidak menjelaskan secara spesifik.

"Kalian menganggap dia sebagai orang Inggris atau Persemakmuran. Tapi Inggris adalah tempat yang sangat beragam," kata Wilson.

(adp/end)

[Gambas:Video CNN]