Kim K Khawatir Soal Kanye West Usai Wawancara Kontroversial

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 10/07/2020 11:09 WIB
NEW YORK, NY - SEPTEMBER 07: Kanye West and Kim Kardashian attend the Kanye West Yeezy Season 4 fashion show on September 7, 2016 in New York City.   Jamie McCarthy/Getty Images for Yeezy Season 4/AFP Kim Kardashian sebenarnya tak suka dengan wawancara Kanye West dengan Forbes yang berisi banyak pernyataan kontroversial.(Jamie McCarthy/Getty Images for Yeezy Season 4/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kim Kardashian dan keluarganya disebut khawatir akan kondisi Kanye West usai rapper itu melakukan wawancara dengan Forbes dan membahas segala hal, mulai dari soal virus corona hingga cita-cita menjadi Presiden Amerika Serikat.

"Keluarga Kanye akan selalu mendukungnya terkait usaha dia, namun mereka juga mengkhawatirkan kondisi Kanye," kata seorang sumber kepada ET.

"Kanye memiliki kecenderungan untuk bekerja terlalu keras secara fisik, mental, dan tak menyediakan waktu untuk beristirahat dan mengatur ulang jadwalnya,"


Terkait pencalonannya menjadi Presiden Amerika Serikat, sumber tersebut menambahkan, "Keluarga mendukung rencana Kanye untuk mencalonkan diri menjadi presiden, namun mereka tak setuju dengan wawancara baru-baru ini,"

Orang yang tak setuju terkait wawancara yang dilakukan Kanye West dengan Forbes tersebut adalah istrinya sendiri, Kim Kardashian.

"Kim akan selalu mendukung Kanye, namun dia tak harus selalu sepakat dengan suaminya, dan itulah yang membuat hubungan tersebut spesial," kata sumber tersebut.

Sementara itu, sumber lainnya mengatakan sebelumnya kepada ET bahwa Kanye West sungguh serius akan rencana menjadi presiden tersebut.

"Kanye mengatakan kepada orang-orang dekatnya bahwa pengumuman menjadi presiden tersebut adalah hal yang serius," kata sumber lain itu.

"[Dia] telah bermain dengan ide itu sejak lama dan semakin serius untuk terjun ke politik," lanjutnya yang menambahkan rencana itu mendapatkan dukungan dari istri dan keluarganya.

Dalam wawancara dengan Forbes, Kanye West membuat sejumlah pernyataan kontroversial. Ia mengaku sebagai bagian dari kelompok pro life atau antiaborsi, anti kelompok Planned Parenthood, dan anti vaksin.

West juga mengatakan bahwa ia berencana maju menjadi presiden Amerika Serikat melalui jalur 'Birthday Party' dan menyebut pendeta Michelle Tidball adalah wakilnya untuk maju ke Gedung Putih.

[Gambas:Video CNN]



Kanye West juga memastikan ia bukan lagi sebagai pendukung Donald Trump setelah selama beberapa tahun terakhir dia bolak-balik mendukung dan menarik dukungannya terhadap taipan tersebut.

Bukan hanya itu, Kanye West bahkan membayangkan Gedung Putih akan sama seperti Wakanda apabila ia terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat dalam Pemilu 2020.

Wakanda merupakan kota fiktif di Afrika Timur dalam kisah Marvel Cinematic Universe yang mempunyai kekayaan Vibranium dan memiliki kecanggihan teknologi di atas rata-rata. Wakanda juga rumah pahlawan super Black Panther.

"Saya akan menggunakan kerangka kerja Wakanda sekarang karena itu akan memberikan penjelasan terbaik kelompok desain kami ketika di Gedung Putih," ucap Kanye West.

(end)