Sejarah Anime: Sejak 1907 hingga Mewabah ke Indonesia

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 18/08/2020 07:40 WIB
Anime Astro Boy Awal mula kemunculan anime bahkan jauh sebelum Perang Dunia Ke-II. Berikut sejarah anime hingga meraih popularitasnya di Indonesia seperti saat ini. (Foto: dok. Tezuka Productions via YouTube)
Jakarta, CNN Indonesia --

Para penggemar kartun Jepang atau anime wajib mengetahui sejarah anime, mulai dari awal perjalanannya hingga sampai mewabah ke Indonesia.

Beragam tontonan yang dapat dinikmati hingga saat ini, memiliki kisah panjang yang ternyata turut memberikan kontribusi terhadap kemajuan industri perfilman Negeri Matahari Terbit tersebut.

Anime yang bermula dari gambar gerak berkualitas sederhana hingga menjadi animasi grafis berkualitas tinggi tentu tak semudah itu perkembangannya.


Sejarah Anime

Kata anime tampil dalam bentuk tulisan dalam tiga karakter Katakana yang merupakan bahasa serapan dari bahasa Inggris 'Animation' dan diucapkan sebagai 'anime-shon'.

Anime pertama kali dibuat pada tahun 1907 dengan durasi gambar bergerak selama tiga detik saja, yang menampilkan sosok anak laki-laki memegang dan mengangkat topi sebagai tanda hormat.

Sepuluh tahun setelahnya, pada tahun 1917 muncul sebuah karya animasi bisu dengan durasi lima menit oleh Oten Shimokawa melalui anime berjudul Imokawa Mukuzo Genkanban no Maki.

[Gambas:Youtube]

Oten mengklaim meski berdurasi lima menit, namun proses pengerjaan film anime ini memakan waktu hingga enam bulan.

Oten bersama Jun'ichi Kouchi dan Seitaro Kitayama, merupakan generasi animator Jepang pertama sehingga dijuluki sebagai Bapak Anime.

Kemudian tahun 1927, Amerika Serikat hadir dengan film animasi bersuara, pun di tahun yang sama Jepang melakukan hal serupa. Jepang menciptakan karya anime Noburo Ofuji, yang telah berkembang menjadi film animasi singkat lengkap dengan lagu dan suara.

Sejak saat itu, Jepang serius dalam mengembangkan karya anime dan terus berkembang hingga pada zaman Perang Dunia ke-II. Dua karya seperti Momotaro no Umiwashi (1943) beserta sekuelnya, Momotaro: Umi no Shinpei (1945) hadir sebagai film anime propaganda berdasarkan hasil adaptasi cerita legenda terkenal Jepang.

Terus berkembang, akhirnya perjalanan anime mencapai pada kepopuleran yang luas, seperti anime Astro Boy karya Osamu Tezuka pada tahun 1963. Bahkan, Astro Boy ini menjadi anime Jepang pertama yang diterjemahkan ke bahasa Inggris untuk ditayangkan di Amerika Serikat pada saat itu.

Astro Boy menjadi gerbang besar membuka anime Jepang semakin marak diproduksi dan semakin banyak yang mengetahui. Tak heran jika hingga sampai sekarang, anime dan manga merupakan dua produk andalan Jepang yang paling berpengaruh ke seluruh dunia.

Anime Astro BoySejarah anime: Astro Boy menjadi anime Jepang pertama yang diterjemahkan ke bahasa Inggris untuk ditayangkan di Amerika Serikat. (Foto: dok. Tezuka Productions via YouTube)

Sejarah Hadirnya Anime di Indonesia

Anime Jepang mulai masuk ke Indonesia sekitar tahun 1970-an. Wanpaku Omukashi Kumu Kumu merupakan anime 26 episode yang dapat dinikmati masyarakat Indonesia melalui tayangan di TVRI.

Di Indonesia sendiri perkembangan dunia pertelevisian mulai meningkat, muncul satu persatu stasiun televisi baru swasta yang menghiasi televisi tabung rakyat.

Seiring dengan kemunculan stasiun swasta seperti RCTI, anime perlahan kembali mengudara seperti serial Doraemon yang disiarkan setiap Minggu pagi. Tak menyangka, respons masyarakat Indonesia begitu luar biasa menyambut tontonan Doraemon.

Doraemon: Nobita's Chronicle of the Moon Exploration (2019).Sejarah anime di Indonesia: Doraemon menjadi anime terpopuler pada tahun 1990-an yang disiarkan di televisi nasional (Foto: dok. Fujiko Productions/TV Asahi/Shin Ei Animation via IMDb)

Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa gemar mengikuti anime dengan ikon robot lucu menggemaskan yang punya pintu ke mana saja.

Tak mau ketinggalan, menyusul popularitas Doraemon, pada 1995, Indosiar didirikan dan ikut menyiarkan anime Dragon Ball yang juga tayang setiap Minggu pagi.

Film anime ini kebanyakan diadaptasi dari manga (komik), namun ada juga beberapa film anime yang tidak juga diadaptasi dari manga.

Di era awal 2000-an, SCTV mulai mengikuti jejak RCTI dan Indosiar, dengan menyiarkan Samurai X yang ditayangkan dari Senin hingga Jumat pada pukul 15.00 WIB.

Daftar anime yang masuk mulai terus merambah, setidaknya yang pernah menghiasi layar TV Indonesia setelahnya yakni Let's & Go, Chibi Maruko Chan, Hamtaro, P-Man, One Piece, Crayon Shinchan, Yu-Gi-Oh!, dan Beyblade.

Ada pula Digimon Adventure, Detective Conan, Inuyasha, Ninja Hattori, Pokémon, Crush Gear, dan Bleach.

Anime InuyashaSejarah anime di Indonesia: Inuyasha menjadi salah satu dari sederet anime yang menghiasi layar kaca di awal 2000-an (Foto: dok. Yomiuri Telebi/Sunrise/Viz Media via IMDb)

Kemudian Hachi, Captain Tsubasa, Slam Dunk, Nube, Hunter x Hunter, Ghost at School, Whistle, Yu Yu Hakusho, hingga Naruto Shippuden.

Kini, perkembangan anime di Indonesia semakin mewabah dengan dibuktikan banyaknya komunitas penggemar anime yang disebut Otaku, namun di Indonesia kerap disebut dengan Wibu.

Jepang memang tak salah target, penggemar manga dan anime, khususnya yang telah menginjak usia dewasa, merupakan pasar yang potensial bagi industri perfilman Jepang.

Saat ini mulai dari serial anime yang memiliki ratusan episode hingga film anime yang disiarkan di layar bioskop, mulai memiliki penggemar setia di Tanah Air.

Nah, selain sudah menamatkan banyak anime, sekarang Anda sudah tahu sejarah anime hingga awal mula kemunculannya di Indonesia, bukan? Mana saja yang merupakan anime favoritmu semasa kecil? 

Gif Rekomendasi Anime
(khr/fef)

[Gambas:Video CNN]