Katy Perry Ungkap Alasan Berdamai dengan Taylor Swift

CNN Indonesia | Jumat, 24/07/2020 23:28 WIB
Katy Perry akhirnya mengungkapkan alasan berdamai dengan Taylor Swift setelah dua tahun berjalan. Katy Perry akhirnya mengungkapkan alasan berdamai dengan Taylor Swift setelah dua tahun berjalan. (Screenshot via youtube.com (Taylor Swift))
Jakarta, CNN Indonesia --

Katy Perry akhirnya mengungkapkan alasan berdamai dengan Taylor Swift setelah dua tahun berjalan. Ia mengaku ingin berdamai agar bisa menjadi contoh yang baik bagi perempuan-perempuan muda.

"Apa yang sangat saya syukuri adalah kami berdamai di depan publik dan menjadi contoh perdamaian bagi perempuan muda," kata Perry dalam Howard Stren radio yang dilansir NME.

Penyanyi asal Amerika Serikat ini menjelaskan bahwa saat ini memiliki hubungan pertemanan yang sangat dekat dengan Swift. Ia mengaku selalu ingin melakukan melakukan yang terbaik untuk Swift.


Sebelumnya, Perry dan Swift resmi berdamai pada Mei 2018 silam. Kala itu Perry mengirim ranting zaitun kepada Swift beberapa saat sebelum malam pembukaan tur konser Reputation.

Kemudian Swift mengunggah sebuah video Story di akun Instagram miliknya pada Selasa (8/5) waktu setempat. Dalam video itu dia menunjukkan sebuah ranting zaitun dengan secarik kartu yang ditujukan untuk seorang "teman lama."

Swift pun menulis keterangan "Terima kasih Katy" dalam video itu seraya membubuhkan emoji hati. Meski tak terlihat keseluruhan isi surat tersebut, di sana nampak tulisan tangan Katy menghias kertas putih.

"Halo teman lama, saya selama ini melakukan refleksi atas kesalahan komunikasi dan perasaan di antara kita di masa lalu. Saya benar-benar ingin menyelesaikan perselisihan...," tulis Perry.

Menurut unggahan itu, ranting pohon zaitun secara tradisional dianggap sebagai simbol perdamaian atau keinginan rekonsiliasi. Itu merupakan sebuah kiasan dari cerita Nuh (Noah) di Surat Genesis Kitab Injil, di mana seekor burung dara kembali dengan sebuah ranting zaitun setelah Banjir Bandang.

Setelah perdamaian itu, Perry muncul dalam video musik Swift bertajuk You Need To Calm Down. Ia disebut memiliki alasan sendiri mengapa bersedia tampil dalam video tersebut.

[Gambas:Instagram]



"Katy sepakat untuk terlibat di video musik karena dia dan Taylor berada pada titik yang sama dalam hal memperjuangkan hak-hak LGBTQ. Mereka berdua adalah aktivis besar dan sangat bersemangat untuk dampak positif yang dibawa," kata seorang sumber.

Diketahui, dua solois ini mulai berselisih karena Perry menarik tiga penari latar Swift di tengah turnya pada 2013. Penari tersebut memang pernah mengiringi Perry dalam turnya dua setengah tahun sebelumnya.

Sementara, Perry mengaku bahwa dia tidak 'mencuri' para penari latar tersebut, melainkan sejumlah penari Swift itu yang datang kepadanya. setahun kemudian Swift menuliskan lagu Bad Blood yang ditujukan untuk Perry.

Perry tidak tinggal diam. Ia membalas dengan lagu di albumnya berjudul Swish Swish yang berkolaborasi dengan Nicki Minaj.

[Gambas:Instagram]



(adp/end)

[Gambas:Video CNN]