Lockdown Dicabut, Ribuan Orang Hadiri Festival Musik di Wuhan

CNN Indonesia | Rabu, 19/08/2020 14:02 WIB
Ribuan orang menghadiri festival musik di Wuhan usai pemerintah daerah yang disebut-sebut sebagai tempat awal mula virus corona merebak itu mengakhiri lockdown. Ribuan orang menghadiri festival musik di Wuhan usai pemerintah daerah yang disebut-sebut sebagai tempat awal mula virus corona merebak itu mengakhiri lockdown. (AFP/STR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ribuan orang menghadiri festival musik di Wuhan setelah pemerintah daerah yang disebut-sebut sebagai tempat awal mula virus corona merebak itu mencabut status lockdown.

Digelar di Wuhan Maya Beach Water Park, festival tersebut menawarkan penampilan DJ yang dapat dinikmati sambil bersantai di kolam renang.

Dalam sejumlah foto dokumentasi yang tersebar di jagat maya, terlihat para pengunjung menikmati penampilan DJ sembari duduk di balon pelampung tanpa menerapkan protokol kesehatan.


Mereka berdesakan di dalam kolam tanpa menggunakan masker atau pelindung wajah lainnya. Dalam beberapa foto bahkan terlihat penonton di bagian depan panggung berdiri berdesakan.

NME melaporkan bahwa pihak penyelenggara memang mengklaim bahwa jumlah pengunjung taman bermain itu dibatasi hingga 50 persen dari kapasitas seharusnya. Meski demikian, warganet menganggap penerapan protokol kesehatan lainnya tetap penting.

Namun, penyelenggara tetap berdalih bahwa pemerintah setempat sudah mencabut status lockdown pada April lalu, ketika tak ada kasus infeksi virus corona baru sejak Mei.

Selain itu, sekitar 9,9 juta warga di Wuhan juga sudah menjalani tes corona dan hasilnya negatif. Pemerintah pun tak melarang perkumpulan dalam jumlah besar di Wuhan.

Kendati demikian, para pakar kesehatan memperingatkan agar China tetap waspada karena walaupun sebagian besar warga sudah dinyatakan negatif Covid-19, masih tetap ada risiko virus tersebut terbawa dari luar.

Ditambah lagi, Wuhan merupakan tempat awal mula virus corona menyebar di China pada akhir tahun lalu. Menurut para ahli, potensi penyebaran kembali virus corona masih tetap ada.

(has/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK