Bioskop di Sejumlah Negara Asia Mulai Tambah Kuota Tiket

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 30/09/2020 12:23 WIB
Sejumlah bioskop di beberapa negara Asia seperti Singapura dan India mulai melonggarkan protokol kesehatan serta menambah kuota penjualan tiket per studio. Sejumlah bioskop di beberapa negara Asia seperti Singapura dan India mulai melonggarkan protokol kesehatan serta menambah kuota penjualan tiket per studio. (AFP/JUNG YEON-JE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah bioskop di beberapa negara Asia seperti Singapura dan India mulai melonggarkan protokol kesehatan serta menambah kuota penjualan tiket per studio.

Diberitakan Variety, bioskop di Singapura diizinkan menambah kuota tiket hingga 150 tiket untuk teater besar berkapasitas 300 kursi.

Meski begitu, penjualan tiket tetap memerhatikan jarak antar penonton dengan ketentuan setiap blok kursi hanya bisa diisi 50 orang, atau separuh dari 100 kursi di tiap blok dalam studio kapasitas besar tersebut.


Sementara itu, untuk studio bioskop dengan kapasitas yang lebih kecil diperbolehkan untuk menjual hingga 50 persen dari kapasitasnya.

Sebelumnya, bioskop di Singapura hanya boleh menjual 50 tiket per studio sejak kembali dibuka pada 13 Juli silam dan mensyaratkan penerapan jarak antar penonton serta kehigienisan sarana.

Penambahan kuota penonton ini diumumkan sebagai bagian dari kebijakan bersama sejumlah menteri seiring dengan penambahan kasus baru Covid-19 di Singapura yang amat rendah.

Singapura tercatat memiliki jumlah kasus Covid-19 mencapai 57.742 ribu, dengan kasus kematian sebanyak 27 dan yang sembuh mencapai 57.466.

Sementara itu, jumlah kasus baru harian di Singapura terus menurun sejak awal Agustus dengan rata-rata total per pekan di bawah 100 kasus dan pada pertengahan September di bawah 50 kasus per pekan.

Pandemi Covid-19 yang melanda Singapura juga berdampak besar pada industri film. Jaringan bioskop terbesar di negara-kota tersebut, Golden Village melaporkan pendapatannya jatuh dari S$4,1 juta di paruh pertama 2019 menjadi hanya S$1 juta antara Januari dan Juni 2020.

Sementara itu di India, meski angka kasus tembus 6,1 juta dan terus meningkat, tiket bioskop di sejumlah daerah di negara tersebut masih dijual.

Pemerintah Negara Bagian Bengal Barat mengizinkan bioskop kembali dibuka pada 1 Oktober lalu setelah ditutup pada akhir Maret.

Bioskop di daerah Bengal Barat diizinkan menjual 50 tiket per layar dengan syarat menerapkan penjarakan duduk penonton dan pengggunaan masker.

Bukan hanya di Singapura dan India sebagai negara Asia, Pemerintah New South Wales (NSW) di Australia juga mengizinkan bioskop menambah tiket yang dijual hingga 50 persen dari kapasitas masing-masing studio dan maksimum adalah 1.000 orang.

"Untuk pekerja di seluruh spektrum seni pertunjukan - dari staf box office hingga penerima tamu, dari teknisi dan roadie hingga artis - perubahan ini berarti lebih banyak pekerjaan," kata Menteri Seni NSW, Don Harwin, dikutip dari Variety.

(end)

[Gambas:Video CNN]