Fiksi atau Fakta: Kisah Putri Diana di The Crown Season 4

CNN Indonesia | Kamis, 19/11/2020 07:13 WIB
Serial drama The Crown season 4 menarik perhatian setelah rilis, Minggu (15/11), karena menghadirkan sosok Putri Diana. Berikut ulasan fiksi dan faktanya. Serial drama The Crown season 4 menarik perhatian setelah rilis, Minggu (15/11), karena menghadirkan sosok Putri Diana. (Dok. Netflix via IMDb)
Jakarta, CNN Indonesia --

Serial drama The Crown season 4 langsung menarik perhatian setelah tersedia di Netflix pada Minggu (15/11). Dalam musim terbaru ini, The Crown menghadirkan sosok Putri Diana dan Margaret Thatcher.

Masih berdasarkan sejumlah kejadian nyata dan kabar berita, The Crown season 4 mengambil latar tahun 1979, saat kehidupan romansa Pangeran Charles (Josh O'Connor) berada di bawah pengawasan yang lebih ketat karena berkaitan dengan takdirnya sebagai pewaris takhta kerajaan.

Kondisi tersebut membuat hubungan Charles dan Diana Spencer yang rupanya menarik perhatian dunia. Musim ini bukan hanya akan mengisahkan pertunangan dan pernikahan keduanya, tapi juga tur mereka di Australia pada 1983.


Sementara itu, Thatcher terpilih menjadi perdana menteri Inggris. Dengan demikian, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, dua perempuan memimpin Inggris, yaitu Ratu Elizabeth dan Thatcher.

Kondisi ini menimbulkan ketegangan antara persemakmuran dan kerajaan. Drama The Crown season 4 bukan hanya menggambarkan upaya Thatcher membangun kembali ekonomi Inggris.

Ia juga harus berseberangan dengan Ratu Elizabeth II terkait Perang Falklands dan rezim apartheid di Afrika Selatan.

Seperti dilansir Entertainment Weekly, berikut perbandingan antara beberapa bagian yang ditampilkan dalam The Crown season 4 dengan fakta di dunia nyata.

Diana tukang bersih-bersih bagi saudara perempuannya

Pada episode awal musim, penonton diperkenalkan dengan Diana, calon istri Pangeran Charles, yang sempat menjadi perempuan yang bekerja sebagai pembersih (cleaning lady) bagi kakaknya, Lady Sarah (Isobel Eadie).

Kondisi tersebut terbukti benar dan terjadi dalam dunia nyata. Andrew Morton dalam buku biografi kerajaan bertajuk Diana: In Her Own Words menceritakan bahwa Diana kerap mencuci, menyedot debu, danmenyetrika di apartemen Sarah Spencer di Chelsea.

Serial The Crown.Putri Diana di The Crown. (YouTube Netflix)

Whatever in Love Means

Pangeran Charles benar-benar menyampaikan perkataan tersebut di dunia nyata, tepatnya saat wawancara usai ia dan Diana mengungkapkan pertunangan mereka pada 1981. Kala itu, jurnalis menilai mereka berdua terlihat seperti orang yang benar-benar jatuh cinta.

"Oh, ya. Tentunya," jawab Diana.

"Ya apapun arti dari jatuh cinta itu," ucap Charles.

Dalam Diana: In Her Own Words, Diana mengungkapkan kata-kata tersebut membuatnya trauma.

"Saya pikir itu pertanyaan yang aneh dan jawabannya, ya Tuhan sungguh-sungguh membuat saya trauma."

[Gambas:Youtube]

Pertemuan Diana dan Camilla di Ménage à Trois

Dalam The Crown, Diana dan Camilla (Emerald Fennell) digambarkan sempat bertemu untuk mengobrol bersama atas permintaan Pangeran Charles. Mempertemukan calon istri dengan mantan kekasih jelang pernikahan memang hal yang tidak masuk akal.

Namun, berdasarkan pemberitaan surat kabar lokal kala itu, peristiwa tersebut benar-benar terjadi. Namun, tak banyak yang diketahui mengenai hal-hal yang mereka bicarakan kala itu, termasuk omongan Camilla terhadap Diana seperti dalam The Crown.

Diana mengetahui hubungan Charles-Camilla lewat gelang Gladys dan Fred

Ada beberapa spekulasi mengenai hal ini. Berdasarkan rekaman wawancara dengan Andrew Morton, Diana sedang berada di kantor salah satu staf Charles ketika menemukan paket berisikan gelang dengan ukiran inisial G dan F.

Beberapa orang mengatakan G dan F merupakan singkatan Gladys dan Fred, panggilan sayang satu dengan yang lain dari Camilla dan Charles. Momen tersebut diyakini menjadi waktu di mana Diana menyadari calon suaminya masih berhubungan dengan mantan kekasih.

Namun, berdasarkan orang dalam kerajaan, Penny Junor, G.F merupakan singkatan dari Girl Friday yang berarti asisten perempuan yang dapat diandalkan.

Pangeran Charles mengirimkan gelang itu untuk perempuan yang pernah dekat dengannya sebagai bentuk terima kasih sebelum memulai hidup baru sebagai pria yang sudah menikah.

The Crown Season 4The Crown. (Dok. Netflix via IMDb)

Keluarga kerajaan bermain Ibble Dibble

Terlihat luar biasa dan menyenangkan melihat anggota kerajaan bersenang-senang memainkan permainan konyol tersebut. Namun, tidak ada bukti konkret mengenai anggota kerajaan asyik bermain Ibble Dibble bersama di ruang tamu.

Putri Margaret menolak pernikahan Charles-Diana

Adegan Margaret menentang pernikahan Pangeran Charles dan Diana dalam episode 3 merupakan fiksi. Itu semua merupakan ide dari aktris Helena Bonham Carter yang memerankan karakter Putri Margaret.

"Mungkin aku benar-benar membayangkan itu, tapi aku tidak begitu berani ikut campur dalam pernikahan tersebut. Seluruh hidupku dihancurkan oleh saudara perempuanku yang ikut campur dalam pernikahan," ucapnya dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Diana bermain sepatu roda di istana

Salah satu adegan menarik di The Crown season 4 adalah saat Diana yang akan menjadi calon putri berkeliling Istana Buckingham mengenakan sepatu roda.

Berdasarkan wawancara produser serial tersebut, adegan itu benar-benar terjadi. Putri Diana sesungguhnya juga bersepeda di kediaman London. Namun, kegiatan itu tak sempat dimasukkan dalam musim ini.

"Tahukah kalian hal semacam itu? Rasa senang yang ia miliki sebelum menjadi anggota kerajaan dan dia coba pertahankan. Menurutku, itu sangat langka," ucap pemeran Diana, Emma Corrin, kepada Sky News.

Penampilan Uptown Girl dari Diana

Diana benar-benar pernah menampilkan tarian Uptown Girl di atas panggung pada Desember 1985 bersama bintang balet, Wayne Sleep. Ia berani tampil setelah rutin berlatih untuk mengejutkan suaminya.

[Gambas:Youtube]

(chri/has/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK