Meghan Markle Ungkap Pilu Alami Keguguran pada Juli 2020

CNN Indonesia | Rabu, 25/11/2020 20:51 WIB
Meghan Markle mengungkapkan dirinya sempat mengalami keguguran pada pertengahan 2020. Meghan Markle mengungkapkan dirinya sempat mengalami keguguran pada pertengahan 2020. (BEN STANSALL / POOL / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Meghan Markle mengungkapkan dirinya sempat mengalami keguguran pada pertengahan 2020. Ia mengungkapkan suatu pagi di Juli 2020 tiba-tiba berubah menjadi mimpi terburuk baginya dan Harry.

"Setelah mengganti popok [Archie], saya merasakan kram yang tajam. Aku sampai terjatuh ke lantai dengan dia (Archie) dalam pelukanku, sambil tetap menyenandungkan lagu pengantar tidur untuk membuat kami berdua tetap tenang," kata Meghan Markle.

"Namun, di balik nada ceria lagu tersebut saya menyadari ada sesuatu yang tidak benar. Saya tahu, saat saya menggenggam anak pertama saya, bahwa saya kehilangan anak kedua," lanjutnya.


Ia kemudian mengungkapkan dirinya sudah terbaring di ranjang rumah sakit beberapa jam setelah kejadian tersebut. Saat itu, ia hanya bisa menggenggam tangan basah suaminya, Harry, yang menunjukkan rasa kekhawatiran.

"Aku merasakan kelembapan telapak tangannya dan mencium buku jarinya, basah dari kedua air mata kami. Menatap dinding putih dingin, mataku berkaca-kaca. Saya mencoba membayangkan bagaimana kami akan pulih." kata Meghan Markle.

Kisah tersebut diceritakan dalam tulisan The Losses We Share dari New York Times seperti dilansir Variety pada Rabu (25/11).

Mantan pemain serial Suits tersebut kemudian mengingat wawancaranya tahun lalu bersama ITV ketika berada di Afrika Selatan. Kala itu, ia mengaku tidak baik-baik saja saat ditanyakan kondisinya. Jawaban tersebut dianggap tak biasa bagi anggota Kerajaan.

Meghan menyatakan itu merupakan jawabannya yang jujur selaku orang tua baru. Ia mengaku tak menyadari pernyataan itu amat bermakna kepada banyak orang terutama mereka yang selama ini menderita tapi mencoba tetap diam.

"Duduk di ranjang rumah sakit, melihat suami saya patah hati saat dia mencoba menguatkan saya, saya menyadari bahwa satu-satunya cara untuk mulai sembuh adalah dengan bertanya, 'Apakah kamu baik-baik saja?'" ucap Meghan Markle.

Markle menggambarkan pengalaman keguguran itu sebagai sebuah kesedihan yang hampir tak tertahankan, dialami banyak orang tetapi hanya sedikit yang membicarakannya.

Britain's Prince Harry and Meghan, Duchess of Sussex, during a photocall with their newborn son, in St George's Hall at Windsor Castle, Windsor, south England, Wednesday May 8, 2019. Baby Sussex was born Monday at 5:26 a.m. (0426 GMT; 12:26 a.m. EDT) at an as-yet-undisclosed location. An overjoyed Harry said he and Meghan are Meghan Markle dan Harry dikaruniai anak pertama mereka yang diberi nama Archie pada Mei 2019 lalu. (Dominic Lipinski/Pool via AP)

"Beberapa dengan berani membagikan cerita mereka; mereka telah membuka pintu, mengetahui bahwa ketika satu orang mengatakan kebenaran, itu memberikan izin bagi kita semua untuk melakukan hal yang sama," kata Markle.

"Kami telah belajar bahwa ketika orang bertanya bagaimana kabar salah satu dari kami, dan ketika mereka benar-benar mendengarkan jawabannya, dengan hati dan pikiran yang terbuka, beban kesedihan sering kali menjadi lebih ringan - bagi kita semua."

Markle dan Pangeran Harry sekarang berbasis di Los Angeles setelah memisahkan diri dari Keluarga Kerajaan pada Maret. Pasangan itu juga telah membuat kerja sama besar dengan Netflix beberapa tahun mendatang untuk memproduksi film dokumenter, film layar lebar, acara televisi dengan naskah, dan serial anak-anak.

(chri/end)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK